Estimasi waktu baca: 2 menit

CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyebut pelaksanaan Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah merupakan gagasan Gubernur H. Agustiar Sabran. Kegiatan tersebut dirancang agar gubernur dapat bertemu dan berdialog langsung dengan murid baru dari berbagai sekolah di Kalimantan Tengah.

Reza mengatakan, selama ini MPLS umumnya dilaksanakan di masing-masing sekolah. Namun, tahun ini pemerintah provinsi menggelar kegiatan secara terpusat agar ribuan peserta didik dapat mendengarkan arahan secara langsung sekaligus memberi kesempatan kepada gubernur untuk melihat kondisi mereka di lapangan.

Advertisement

“Karena Pak Gubernur ingin menyapa. Karena Pak Gubernur ingin tahu kondisi sesungguhnya anak-anak kita,” ujar Reza kepada awak media usai kegiatan Penguatan MPLS di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (16/7/2026).

Menurut Reza, Agustiar Sabran memiliki gaya kepemimpinan yang mengutamakan komunikasi langsung dengan masyarakat. Dalam berbagai kunjungan kerja, gubernur disebut lebih memilih melihat kondisi di lapangan dibanding hanya menerima laporan dari perangkat daerah.

“Beliau tidak mau hanya mendengar laporan dari saya. Pak Gubernur itu lebih percaya kalau melihat langsung. Setelah melihat sendiri, baru beliau mengetahui kondisi yang sebenarnya,” katanya.

Advertisement

Pada kegiatan tersebut, gubernur juga berdialog dengan sejumlah peserta didik. Ia mengajukan berbagai pertanyaan sederhana, seperti asal sekolah, pekerjaan orang tua, hingga apakah keluarga mereka telah menerima manfaat dari program pemerintah.

Reza menilai dialog tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Pak Gubernur melihat langsung kondisi anak-anak. Bahkan beliau memperhatikan perlengkapan sekolah mereka. Yang beliau ingin pastikan adalah jangan sampai ada anak Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perhatian tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Penguatan MPLS juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter bagi murid baru. Melalui kehadiran Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para peserta memperoleh pembekalan mengenai disiplin, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan pentingnya menjaga semangat belajar sejak awal memasuki jenjang pendidikan baru.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja