Tinjau Langsung Titik Keluhan Warga

Usai agenda reses, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang menjadi keluhan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan aspirasi yang telah disampaikan warga, sekaligus menjadi bahan pertimbangan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Claudy Oktarain Rumbayan mengaku peninjauan lapangan menjadi momen paling berkesan selama magang. “Kami bisa melihat secara nyata kondisi yang dialami warga, sehingga memahami setiap aspirasi memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari,” jelasnya.

Peserta magang Dara Tiara Gemini menilai peninjauan lapangan memberikan pemahaman yang tidak bisa diperoleh hanya dari teori perkuliahan. “Proses kebijakan memerlukan pengamatan langsung agar solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” katanya.

Foto mahasiswa magang Program Studi Manajemen Universitas Palangka Raya saat mengikuti peninjauan lapangan bersama anggota DPRD Kota Palangka Raya di Kelurahan Palangka.

Dosen Pembimbing: Mahasiswa Harus Pahami Realitas Lapangan

Program Magang Berdampak ini dirancang oleh Program Studi Manajemen UPR agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata di bawah bimbingan dosen lapangan. Dosen pembimbing, Dr. Ronni Haga, S.E., M.Si., menegaskan kegiatan ini adalah bagian inti dari proses pembelajaran berbasis praktik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara nyata proses pelaksanaan kegiatan di lapangan, khususnya dalam penyerapan ilmu, pengalaman kerja, serta penerapan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan,” tuturnya.