CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Konflik rumah tangga antara DSW dan suaminya, LLF, kembali menjadi perhatian publik setelah LLF membantah narasi dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berkembang di Palangka Raya. LLF menyebut persoalan tersebut dipicu dugaan perselingkuhan yang disebut telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.
LLF menyampaikan pernyataan itu di Palangka Raya, Sabtu (16/05/2026). Ia mengaku memiliki sejumlah bukti terkait dugaan hubungan istrinya dengan pria lain, termasuk video saat mendapati DSW bersama seorang pria di kamar hotel.
“Dari lima tahun yang lalu, berulang kali ketahuan selingkuh dengan lelaki yang berbeda-beda. Narasi yang diramaikan di media supaya kelihatan seperti korban, padahal pelaku utamanya adalah dia,” ujar LLF.
Menurut LLF, sejumlah pekerja rumah tangga dan suster yang pernah bekerja di kediamannya mengetahui persoalan tersebut. Ia menyebut mereka memilih meninggalkan rumah karena tidak ingin dilibatkan sebagai saksi.
“Mereka kabur malam-malam. Mereka menceritakan apa saja yang dilakukan istri saya, di mana dan dengan siapa saja. Bahkan mereka menolak untuk menjadi saksi untuk DSW,” katanya.
LLF juga membantah setiap keributan dalam rumah tangganya dapat dikategorikan sebagai tindakan KDRT. Ia mencontohkan insiden yang terjadi setelah dirinya mengetahui dugaan pertemuan istrinya dengan seorang pria di Jakarta.
“Itu bukan kekerasan rumah tangga. Dia ke Jakarta menemui laki-laki itu. Saya tunggu dia pulang. Setelah dia pulang, terjadilah keributan,” ujarnya.
