Estimasi waktu baca: 1 menit

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Rendahnya realisasi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hingga memasuki September 2026 mendapat sorotan DPRD Kalteng.

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong meminta pemerintah daerah segera mempercepat pelelangan dan pelaksanaan proyek pembangunan setelah realisasi keuangan hingga Agustus tercatat baru sekitar 38 persen.

Peringatan tersebut disampaikan Arton dalam Rapat Paripurna ke-9 Penutupan Masa Sidang III yang dirangkai dengan pembukaan Masa Persidangan I di Gedung DPRD Kalteng, Selasa, 1 September 2026.

Menurut DPRD, keterlambatan pelelangan dikhawatirkan membuat pelaksanaan pekerjaan menumpuk menjelang akhir tahun anggaran.

Kondisi tersebut tidak hanya berisiko terhadap kualitas pekerjaan, tetapi juga berpengaruh terhadap daya serap anggaran pemerintah.

Arton meminta organisasi perangkat daerah segera mengeksekusi kegiatan yang memang telah memiliki kesiapan administrasi dan anggaran.

Percepatan pelaksanaan proyek juga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Pekerjaan pemerintah dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru, menyerap tenaga kerja lokal hingga meningkatkan daya beli.

Karena itu, peningkatan serapan anggaran tidak boleh hanya dilihat sebagai pencapaian administratif.

DPRD menilai percepatan belanja harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan manfaat program bagi masyarakat.

Dengan waktu pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 yang semakin terbatas, Pemprov diminta memastikan proyek strategis tidak terlambat hingga mendekati tutup tahun.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja