Estimasi waktu baca: 4 menit

Agustiar Salurkan KHBS hingga Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Sebanyak 713 warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, menerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), Selasa (15/9/2026).

Bantuan diserahkan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam kegiatan yang dipusatkan di SMA Negeri 10 Palangka Raya.

Dari total penerima, sebanyak 333 warga merupakan penerima KHBS, sedangkan 380 warga lainnya merupakan masyarakat non-KHBS yang turut mendapat bantuan di tengah dampak karhutla.

“Kita jangan patah semangat, bersyariat dan berusaha,” kata Agustiar di hadapan masyarakat penerima bantuan.

150 Warga Rentan Tak Perlu Datang ke Lokasi

Dari 380 penerima bantuan non-KHBS, sebanyak 230 warga hadir langsung di SMA Negeri 10 Petuk Katimpun.

Sementara 150 penerima lainnya merupakan masyarakat dari RT 11 Raflesia, terutama kelompok rentan yang tidak memungkinkan datang ke lokasi kegiatan. Bantuan tetap disalurkan agar warga tersebut tidak kehilangan hak menerima dukungan pemerintah.

Skema tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk lansia maupun warga dengan keterbatasan mobilitas.

Pada hari yang sama, Agustiar juga mendatangi langsung salah seorang lansia di Petuk Katimpun untuk menyerahkan bantuan ke rumah warga.

Masker dan Obat Dibagikan di Tengah Kabut Asap

Bantuan kepada masyarakat tidak hanya berupa pangan dan KHBS.

Agustiar turut membagikan masker dan obat stimulan kepada warga sebagai bagian dari perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak karhutla.

Perlindungan kesehatan menjadi penting karena Petuk Katimpun merupakan salah satu kawasan Palangka Raya yang berulang kali terdampak kebakaran lahan dan kabut asap.

Pemerintah daerah dalam beberapa pekan terakhir juga terus meningkatkan distribusi masker serta layanan kesehatan bagi warga di wilayah terdampak.

Anak-anak Terdampak Karhutla Dapat Santunan

Dalam kunjungan tersebut, perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang terdampak karhutla.

Agustiar memberikan santunan menggunakan uang pribadinya kepada sejumlah anak sebagai bentuk dukungan di tengah kondisi lingkungan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Agustiar, kondisi masyarakat harus menjadi perhatian langsung pemerintah, terutama ketika bencana karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi mulai memengaruhi kesehatan dan aktivitas sehari-hari warga.

“Semangat kalian adalah semangat bagi saya untuk membangun Kalteng,” ujarnya.

Agustiar: Pemerintah Harus Hadir

Agustiar mengatakan pemerintah tidak cukup hanya menerima laporan mengenai kondisi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah harus turun langsung untuk melihat kebutuhan warga dan memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat terdampak.

Kunjungan ke Petuk Katimpun menjadi bagian dari rangkaian penyaluran bantuan Pemprov Kalteng kepada masyarakat terdampak karhutla di Palangka Raya.

Pada hari yang sama, Agustiar juga mengunjungi Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu.

Di Sei Gohong, Pemprov Kalteng menyalurkan 179 KHBS dan 200 bantuan sosial kepada masyarakat. Pemerintah juga memberikan bantuan pangan, air bersih, masker, vitamin serta memastikan layanan kesehatan tersedia bagi warga terdampak.

Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas

Selain penanganan langsung terhadap dampak karhutla, Agustiar menegaskan program pemerintah tetap diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kesehatan dan pendidikan menjadi program prioritas kita di Kalimantan Tengah,” kata Agustiar.

Menurutnya, pembangunan daerah harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perlindungan.

Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng membuat penanganan dampak sosial dan kesehatan menjadi bagian penting selain operasi pemadaman.

Bantuan pangan, masker, obat-obatan dan dukungan sosial diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.

Bantuan Karhutla Tak Hanya Soal Pemadaman

Penyaluran bantuan di Petuk Katimpun menunjukkan penanganan karhutla kini tidak hanya berfokus pada pemadaman api.

Dampaknya telah meluas kepada kesehatan, kebutuhan pangan hingga kondisi sosial masyarakat di wilayah terdampak.

Karena itu, kehadiran pemerintah di tingkat masyarakat menjadi penting untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perlindungan selama karhutla berlangsung.

Di Petuk Katimpun, sedikitnya 713 warga tercatat menjadi penerima KHBS maupun bantuan non-KHBS, sementara masker, obat serta santunan juga diberikan sebagai bagian dari respons terhadap dampak karhutla.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja