Estimasi waktu baca: 4 menit

Hari pertama SPMB 2026 SMKN 1 Palangka Raya ramai. Panitia menerapkan seleksi nilai rapor dan wawancara melalui aplikasi Disdik Kalteng.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 1 Palangka Raya berlangsung ramai, Senin, 22 Juni 2026.

Sejak pagi, calon peserta didik bersama orang tua memadati lingkungan sekolah untuk mengikuti tahapan pendaftaran dan seleksi. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama pada sejumlah program keahlian yang selama ini banyak diminati.

Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Palangka Raya, Riyadi, mengatakan pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ini mengalami sejumlah perubahan dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu perubahan tersebut yakni penggunaan rata-rata nilai rapor semester 1 hingga semester 5 sebagai komponen seleksi.

“Tahun ini kita menggunakan aplikasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Selain nilai rapor semester 1 sampai semester 5, hasil wawancara juga memiliki skor yang nantinya diinput ke dalam aplikasi dan menjadi bagian dari penilaian seleksi penerimaan siswa baru,” kata Riyadi.

Menurut Riyadi, sistem tersebut membuat proses seleksi lebih terukur karena penilaian tidak hanya mengandalkan satu aspek. Hasil wawancara tetap menjadi bagian penting untuk melihat kesiapan dan minat calon peserta didik terhadap program keahlian yang dipilih.

Zonasi Jurusan Dihapus

Riyadi menjelaskan, aturan zonasi jurusan yang sebelumnya diberlakukan kini tidak lagi diterapkan. Dengan perubahan itu, calon peserta didik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar di SMKN 1 Palangka Raya.

“Kalau tahun lalu ada zonasi jurusan sehingga siswa dari daerah yang sudah memiliki jurusan yang sama tidak bisa mendaftar di kabupaten lain. Tahun ini aturan tersebut sudah tidak ada, sehingga kita bisa menerima pendaftar dari seluruh Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia menyebut, tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pendaftaran. Meski jumlah pendaftar belum direkap secara keseluruhan, panitia memperkirakan jumlah peminat tahun ini berpotensi melampaui tahun sebelumnya.

“Biasanya hari pertama dan kedua memang paling ramai. Dari yang terlihat hari ini, antusias masyarakat sangat tinggi dan kemungkinan jumlah pendaftar akan lebih banyak dibanding tahun lalu,” katanya.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, pihak sekolah membatasi jumlah peserta wawancara pada beberapa program keahlian yang memiliki peminat tinggi. Salah satunya pada jurusan Las dan bidang otomotif lainnya.

“Untuk jurusan yang peminatnya banyak, seperti otomotif, jumlah pendaftar yang kami layani per konsentrasi keahlian dibatasi sekitar 40 orang per hari. Ini agar proses wawancara bisa berjalan maksimal dan tidak sampai terlalu sore seperti pengalaman tahun lalu,” ungkap Riyadi.

Panitia juga mengimbau calon peserta didik dan orang tua tidak memaksakan datang pada hari pertama pendaftaran. Sebab, masa pendaftaran SPMB berlangsung selama empat hari.

“Kami mengimbau agar pendaftaran bisa dilakukan hingga hari keempat sehingga antrean lebih tertib. Selain itu, calon peserta didik juga perlu memantau perkembangan pendaftaran secara online untuk mengetahui posisi nilai dan peluang diterima pada jurusan yang dipilih,” pesannya.

Orang Tua Apresiasi Pelayanan Panitia

Salah satu calon peserta didik, Jiby Farlan, siswa SMP Negeri 1 Palangka Raya, mengaku tertarik melanjutkan pendidikan di SMKN 1 Palangka Raya pada jurusan Las.

Menurutnya, proses pendaftaran dapat diikuti dengan baik setelah mendapat penjelasan dari panitia.

“Alur pendaftaran yang dijelaskan tadi mudah dipahami. Untuk proses wawancara menurut saya agak sulit, tetapi tetap bisa diikuti dengan baik,” ujar Jiby.

Sementara itu, Wandi, orang tua Jiby, mengapresiasi pelayanan panitia SPMB SMKN 1 Palangka Raya. Ia menilai panitia cukup sigap membantu calon peserta didik dan orang tua selama proses pendaftaran.

“Proses pendaftaran sangat lancar dan tidak terlalu antre. Panitia juga sangat membantu dan membimbing peserta didik yang mendaftar,” tutur Wandi.

Ia mendukung pilihan anaknya untuk masuk jurusan Las. Menurutnya, pilihan tersebut perlu dijalani dengan tekun apabila nantinya dinyatakan diterima.

“Kami sebagai orang tua mendukung penuh pilihan anak yang ingin masuk jurusan Las. Harapannya tentu dia bisa diterima di SMKN 1 Palangka Raya dan tekun menjalani jurusan yang dipilihnya,” ujarnya.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan SPMB, SMKN 1 Palangka Raya berharap seluruh proses penerimaan murid baru tahun ini berjalan lancar, transparan, dan memberi kesempatan bagi calon peserta didik mengembangkan kompetensi sesuai minat serta bakatnya.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.