Estimasi waktu baca: 2 menit

SITUBONDO – Muncul kabar mengejutkan penjual pipa paralon jadi makelar proyek, dugaan adanya praktik percaloan atau “makelar proyek”. Kali ini, mengarah pada program irigasi perpompaan milik Dinas Pertanian yang disebut-sebut tersebar di 48 titik penerima manfaat.

Informasi tersebut disampaikan Ketua LSM Trabas, Denirico, Kamis (20/8/2026). Ia mengaku memperoleh rekaman keterangan langsung dari salah seorang pemilik usaha pengeboran yang mengerjakan titik proyek tersebut.

Menurut Denirico, dalam rekaman itu disebutkan bahwa pekerjaan pengeboran bukan berasal langsung dari Dinas Pertanian maupun kelompok petani penerima manfaat, melainkan diperoleh melalui seorang penjual pipa paralon.

“Saya ada rekaman langsung dari yang punya pengeboran, mengaku kalau proyeknya dari si penjual paralon, bukan dari dinas atau kelompok petani,” ujar Denirico.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai mekanisme pelaksanaan program, khususnya terkait siapa yang sebenarnya mengatur pekerjaan di lapangan dan bagaimana kelompok penerima manfaat memperoleh proyek tersebut.

Tak hanya itu, Denirico juga mengungkapkan bahwa sejumlah pemilik jasa pengeboran yang terlibat disebut berasal dari luar daerah, bahkan ada yang berasal dari luar provinsi, yang lebih mengejutkan lagi ada keterlibatan oknum dalam praktik percaloan tersebut.

“Pemilik pengeboran banyak yang dari luar daerah, bahkan luar provinsi, dan dalam praktik tersebut ada keterlibatan oknum dinas” jelasnya.

Jika dugaan tersebut benar, kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius karena program irigasi perpompaan semestinya dilaksanakan sesuai mekanisme dan diperuntukkan bagi kelompok penerima manfaat yang telah ditetapkan.

Dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Dinas Pertanian juga menjadi sorotan. Namun, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut masih sebatas informasi dan tudingan yang perlu diklarifikasi serta dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja