Untuk itu, dilaksanakannya kegiatan ini yakni menyadari pentingnya melakukan tahapan Pilkada salah satunya untuk pencegahan terhadap pelanggaran yang akan terjadi,
“Dengan peran aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi atau melaporkan dugaan pelanggaran itu akan membantu berjalannya Pilkada yang jujur dan adil,” tegasnya.
Selain itu, Iswahyudi menuturkan pemilih pemula pelajar dan mahasiswa itu kita berikan pendidikan politik tentang pentingnya pengawasan Pilkada jujur dan adil, sehingga dapat membantu Bawaslu dalam hal pencegahan pelanggaran Pilkada,
“Generasi muda tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga menjadi pengawas partisipatif yang peka terhadap berbagai bentuk kecurangan atau penyimpangan yang mungkin terjadi, agar tercipta Pemilu yang bersih dan berintegritas,” pungkas Iswahyudi. (DN)
