Estimasi waktu baca: 4 menit

Huawei Mate 90 Bawa Kirin 9050 Pro dan HarmonyOS 7

CYRUSTIMES, TEKNOLOGI – Huawei resmi meluncurkan Huawei Mate 90 Series pada Kamis, 1 Oktober 2026. Generasi terbaru smartphone flagship tersebut membawa sistem operasi HarmonyOS 7, chipset baru keluarga Kirin, teknologi kamera XMAGE hingga sejumlah peningkatan pada layar dan ketahanan perangkat.

Peluncuran Mate 90 menjadi salah satu langkah penting Huawei dalam memperkuat ekosistem perangkat keras dan perangkat lunaknya sendiri, terutama setelah perusahaan menghadapi pembatasan akses terhadap teknologi semikonduktor canggih asal Amerika Serikat (AS).

Huawei Mate 90 Series Hadir dalam Beberapa Varian

Berdasarkan informasi resmi Huawei, keluarga Mate 90 mencakup Huawei Mate 90, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max hingga Mate 90 RS Ultimate Design.

Mate 90 versi standar tersedia mulai konfigurasi RAM 12 GB dengan penyimpanan internal 256 GB, 512 GB hingga 1 TB.

Harga awal Huawei Mate 90 di pasar China ditetapkan 5.999 yuan, sedangkan Mate 90 Pro mulai 6.999 yuan. Untuk Mate 90 Pro Max, harga awal berada di kisaran 9.499 yuan, sementara varian yang lebih tinggi dibanderol lebih mahal.

Penjualan perdana di China dimulai pada 1 Oktober 2026.

Sampai artikel ini ditulis, Huawei belum mengumumkan secara rinci jadwal penjualan Mate 90 Series di Indonesia maupun pasar global lainnya.

Kirin 9050 Pro Jadi Teknologi Andalan

Salah satu teknologi yang paling mendapat perhatian pada generasi Mate 90 adalah chipset Kirin 9050 Pro.

Huawei menyebut prosesor tersebut menggunakan teknologi yang dinamakan LogicFolding, sebuah pendekatan arsitektur chip untuk meningkatkan kepadatan serta kemampuan pemrosesan.

Kirin 9050 Pro digunakan pada sejumlah varian teratas Mate 90 Series. Huawei menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari integrasi perangkat keras, perangkat lunak, chip dan layanan cloud di ekosistemnya.

Reuters melaporkan Mate 90 Pro Max mampu mencatat peningkatan performa hingga sekitar 31 persen dibandingkan generasi sebelumnya, berdasarkan klaim yang disampaikan dalam peluncuran perangkat tersebut.

Pengembangan chip sendiri menjadi semakin penting bagi Huawei setelah pembatasan perdagangan AS membatasi akses perusahaan terhadap sejumlah teknologi produksi semikonduktor tercanggih.

Chief Executive Consumer Business Huawei, Richard Yu, juga mengakui kapasitas produksi chip canggih di China masih menghadapi keterbatasan.

HarmonyOS 7 Jadi Sistem Operasi Utama

Huawei Mate 90 Series menjalankan HarmonyOS 7, melanjutkan strategi Huawei membangun ekosistem sistem operasi yang semakin independen.

Reuters melaporkan ekosistem HarmonyOS kini mendukung lebih dari 450 ribu aplikasi, memperlihatkan perkembangan signifikan dibandingkan periode awal pengembangan sistem tersebut.

Penggunaan HarmonyOS juga semakin membedakan ponsel flagship Huawei dari sebagian besar smartphone global yang menggunakan Android.

Integrasi antara HarmonyOS, chipset Kirin dan layanan Huawei menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.

Kamera XMAGE dan Layar Generasi Baru

Selain chipset, Huawei kembali menjadikan sektor fotografi sebagai salah satu nilai jual utama Mate 90.

Perusahaan memperkenalkan sistem XMAGE True-to-Color Portrait Camera yang dirancang untuk meningkatkan reproduksi warna dan pengambilan foto portrait.

Pada jajaran tertentu, Huawei juga menghadirkan XMAGE Z10 Modular Camera, yang memperluas kemampuan fotografi perangkat melalui modul kamera tambahan.

Mate 90 Series turut mendapatkan layar Linglong generasi kedua.

Pada varian Mate 90 Pro, Huawei mengklaim layar tersebut mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 12.000 nits dalam kondisi pengukuran tertentu, sementara varian Pro Max dan RS mendapatkan teknologi layar dengan cakupan warna lebih luas.

Huawei juga memperkenalkan struktur perlindungan Kunlun Xuanwu pada varian kelas atas untuk meningkatkan ketahanan perangkat.

Persaingan Smartphone Premium Semakin Ketat

Kehadiran Mate 90 Series menambah panas persaingan smartphone premium menjelang akhir 2026.

Data yang dikutip Reuters menunjukkan pengiriman smartphone Huawei di China tumbuh sekitar 13 persen, di tengah penurunan keseluruhan pengiriman smartphone di pasar China sekitar 7 persen.

Huawei juga memiliki posisi kuat di segmen smartphone lipat di China. Reuters mencatat perusahaan menguasai sekitar 75 persen pasar perangkat foldable di China.

Kombinasi HarmonyOS, chipset Kirin buatan sendiri dan teknologi kamera XMAGE membuat Mate 90 Series tidak hanya menjadi pembaruan smartphone tahunan Huawei.

Perangkat tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana Huawei terus membangun rantai teknologi sendiri di tengah kompetisi global industri semikonduktor dan smartphone premium.

Untuk konsumen Indonesia, kepastian mengenai varian yang akan dipasarkan, harga resmi serta jadwal peluncuran Mate 90 Series masih perlu menunggu pengumuman Huawei Indonesia.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja