Estimasi waktu baca: 3 menit

Keamanan Digital menjadi fokus sosialisasi Pemko Palangka Raya kepada 250 mahasiswa agar lebih waspada terhadap ancaman siber.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian menggelar Sosialisasi Keamanan Digital bagi mahasiswa di Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya, Senin (09/03/2026). Kegiatan yang diikuti 250 mahasiswa itu bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan aktivitas di ruang digital.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Palangka Raya memperkuat literasi digital di kalangan mahasiswa. Generasi muda dinilai sebagai kelompok yang aktif menggunakan perangkat digital, baik untuk kebutuhan akademik, komunikasi, media sosial, maupun aktivitas sehari-hari.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kominfo Kota Palangka Raya yang dibacakan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Hendra Surya, disebutkan pemahaman mengenai keamanan digital menjadi kebutuhan penting di era teknologi saat ini.

Menurut Hendra, keamanan digital tidak hanya bergantung pada sistem teknologi. Faktor utama lain adalah kemampuan individu dalam menjaga perangkat, data pribadi, informasi sensitif, dan akun daring dari berbagai ancaman siber.

Ancaman tersebut dapat berupa peretasan, penipuan daring, malware, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan akun media sosial. Karena itu, mahasiswa perlu memahami langkah pencegahan sejak dini.

“Dengan bekal pengetahuan ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna media sosial melalui platform digital, tetapi juga mampu menjaga perangkat dan akun mereka dari ancaman siber maupun peretasan yang saat ini semakin marak terjadi,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, mahasiswa memiliki aktivitas digital yang tinggi. Selain menggunakan internet untuk perkuliahan, mereka juga menyimpan data pribadi, dokumen akademik, hasil penelitian, hingga informasi penting lain di perangkat dan akun daring.

Jika tidak dilindungi dengan baik, data tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Risiko itu dapat berdampak pada reputasi pribadi, keamanan akun, hingga kerugian materi.

Hendra juga mengingatkan, meningkatnya kasus kejahatan siber menuntut mahasiswa lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital. Salah satu modus yang sering digunakan adalah phishing melalui email, tautan palsu, atau situs tiruan yang dirancang untuk mencuri kredensial pengguna.

Karena itu, mahasiswa diminta tidak mudah mengklik tautan mencurigakan, tidak membagikan kode OTP, menggunakan kata sandi yang kuat, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun penting.

Pemko Palangka Raya berharap sosialisasi ini dapat membentuk generasi digital yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami risiko yang muncul di balik kemudahan ruang digital.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat, keamanan digital kini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Dengan literasi yang baik, masyarakat dapat menggunakan teknologi informasi secara lebih aman, produktif, dan terhindar dari kejahatan siber.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com langsung melalui Google Berita.

Ikuti di Google Berita