Estimasi waktu baca: 6 menit

Kekuatan Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

CYRUSTIMES, JAKARTA – Timnas Indonesia diperkirakan menghadapi persaingan berbeda di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 setelah India memilih mundur dari turnamen dan Bangladesh disebut menjadi kandidat pengganti.

Jika komposisi tersebut terealisasi, Indonesia akan berada satu grup dengan Malaysia, Singapura dan Bangladesh. Ketiga negara memiliki karakter permainan berbeda yang membuat persiapan skuad Garuda tidak bisa hanya berfokus pada satu lawan.

Advertisement

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada periode September-Oktober dan berada dalam kalender FIFA. Kondisi tersebut berpotensi membuat tim peserta lebih leluasa memanggil pemain terbaik mereka.

Indonesia Punya Modal Lebih Kuat

Dari sisi peringkat FIFA terbaru yang tersedia pada 20 Juli 2026, Indonesia berada di posisi ke-118 dunia dengan 1.157,14 poin.

Indonesia berada di atas Malaysia yang menempati posisi ke-136 dan Singapura di peringkat ke-148. Bangladesh berada jauh di bawah, yakni peringkat ke-181 dengan 902,93 poin.

Advertisement

Perbedaan peringkat tersebut menjadi salah satu gambaran awal mengenai kekuatan relatif calon lawan Indonesia. Namun, ranking FIFA tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran karena karakter pertandingan dan perkembangan setiap tim dapat berubah menjelang turnamen.

Indonesia juga memiliki modal dari perkembangan skuad dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan semakin banyaknya pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi luar negeri.

Kedalaman skuad dan pengalaman menghadapi lawan-lawan Asia menjadi salah satu keunggulan Garuda dibandingkan calon lawannya di Grup A.

Malaysia Jadi Lawan Paling Berat

Malaysia diperkirakan menjadi salah satu ujian terbesar bagi Indonesia.

Pada peringkat FIFA 20 Juli 2026, Malaysia berada di posisi ke-136 dunia. Meski masih di bawah Indonesia, Harimau Malaya memiliki pengalaman dan karakter permainan yang membuat pertandingan kedua negara selalu sulit.

Pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, bahkan menyebut hasil undian FIFA ASEAN Cup sebagai jalur yang sulit bagi timnya. Ia menilai Indonesia sebagai salah satu favorit juara, tetapi juga mengingatkan agar Singapura tidak diremehkan.

Advertisement

Malaysia juga memiliki pengalaman penting di level ASEAN. Tan Cheng Hoe pernah membawa Malaysia mencapai final ASEAN Championship 2018 dan sebelumnya menjadi bagian dari tim pelatih ketika Harimau Malaya menjuarai turnamen tersebut pada 2010.

Kekuatan Malaysia terletak pada permainan kolektif, pengalaman pemain senior dan kemampuan memanfaatkan duel fisik.

Namun, komposisi skuad Malaysia juga mengalami perubahan. Tan Cheng Hoe memasukkan sejumlah pemain muda dalam persiapan tim dan kehilangan beberapa pemain utama pada ASEAN Championship 2026.

Artinya, Indonesia tetap memiliki peluang untuk mengendalikan pertandingan, tetapi tidak bisa menganggap Malaysia sebagai lawan yang mudah.

Singapura Sedang Menanjak

Singapura menjadi lawan lain yang perlu diperhitungkan.

The Lions memang berada di bawah Indonesia dari sisi ranking FIFA, tetapi perkembangan mereka dalam beberapa periode terakhir cukup positif.

Advertisement

Singapura berhasil memastikan tempat di putaran final Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Hong Kong 2-1 pada November 2025. Keberhasilan tersebut menjadi penampilan pertama Singapura di putaran final Piala Asia sejak menjadi tuan rumah edisi 1984.

Pelatih Gavin Lee juga membangun tim dengan persiapan yang cukup serius. Singapura menjalani pemusatan latihan di Jepang sebelum mengikuti ASEAN Championship 2026 untuk menghadapi lawan dengan tempo permainan lebih tinggi.

Perkembangan tersebut membuat Singapura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Bahkan, sebelum FIFA ASEAN Cup, Singapura sudah menunjukkan hasil positif di ASEAN Championship. Tim tersebut meraih kemenangan atas Kamboja dan Timor-Leste serta bermain imbang melawan Vietnam.

Kekuatan Singapura berada pada organisasi permainan dan kedisiplinan kolektif. Indonesia harus berhati-hati jika menghadapi situasi pertandingan yang berjalan ketat dan minim ruang.

Bangladesh Punya Ancaman Bernama Hamza Choudhury

Jika Bangladesh benar-benar ditetapkan menggantikan India, tim berjuluk Bengal Tigers tersebut akan menjadi lawan yang menarik bagi Indonesia.

Advertisement

Dari sisi ranking, Bangladesh merupakan tim dengan posisi terendah di antara calon penghuni Grup A. Pada 20 Juli 2026, Bangladesh berada di peringkat ke-181 dunia.

Namun, ranking tersebut tidak berarti Bangladesh dapat diremehkan.

Salah satu pemain penting mereka adalah Hamza Choudhury. Gelandang yang lahir di Inggris tersebut merupakan pemain Leicester City dan memiliki pengalaman panjang di kompetisi Inggris.

Pada musim 2025/2026, Hamza mencatat 30 penampilan di Championship bersama Leicester City dengan total sekitar 1.493 menit bermain.

Hamza juga menjadi salah satu pemain penting Bangladesh sejak memilih membela negara tersebut. Ia telah mencatat sejumlah penampilan internasional dan menjadi bagian dari perkembangan sepak bola Bangladesh dalam beberapa tahun terakhir.

Kehadirannya memberikan Bangladesh pemain dengan pengalaman sepak bola Inggris yang dapat menjadi pembeda di lini tengah.

Bangladesh juga sempat menunjukkan kemampuan bertahan ketika menahan India 0-0 dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Maret 2025.

Karena itu, Indonesia tetap membutuhkan pendekatan serius apabila Bangladesh benar-benar menjadi lawan Garuda.

Indonesia Diuntungkan Status Tuan Rumah

Selain kualitas skuad, Indonesia memiliki keuntungan lain karena pertandingan Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Indonesia.

Kondisi tersebut membuat Garuda berpotensi mendapatkan dukungan langsung dari suporter sekaligus keuntungan dari faktor familiar terhadap lingkungan pertandingan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya membenarkan bahwa Indonesia dipersiapkan sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Status tuan rumah membuat tekanan justru bisa menjadi faktor yang harus dikelola oleh pemain.

Indonesia tidak hanya dituntut tampil baik, tetapi juga memiliki ekspektasi untuk bersaing memperebutkan gelar pada turnamen perdana yang berada di bawah kalender FIFA.

Peta Kekuatan Grup A

Jika Bangladesh benar menggantikan India, peta kekuatan Grup A dapat digambarkan sebagai berikut.

Indonesia memiliki keunggulan dari peringkat FIFA, kedalaman skuad, pengalaman pemain di luar negeri dan status tuan rumah.

Malaysia menjadi ancaman utama karena pengalaman dan rivalitas regional. Tan Cheng Hoe juga melihat Indonesia sebagai salah satu favorit turnamen.

Singapura memiliki momentum positif setelah memastikan tiket Piala Asia 2027. Tim ini juga menunjukkan perkembangan di bawah Gavin Lee.

Bangladesh secara ranking berada paling bawah, tetapi memiliki pemain seperti Hamza Choudhury yang memberikan pengalaman berbeda di lini tengah.

Dengan demikian, Indonesia tetap menjadi tim yang memiliki modal kuat di Grup A. Namun, Garuda perlu menjaga konsistensi karena format turnamen membuat setiap pertandingan dapat menentukan peluang menuju fase berikutnya.

Bukan Sekadar Soal Ranking FIFA

Perbedaan ranking memang memperlihatkan Indonesia berada dalam posisi lebih unggul dibandingkan Malaysia, Singapura dan Bangladesh.

Namun, sepak bola tidak ditentukan oleh angka ranking semata.

Malaysia memiliki pengalaman menghadapi Indonesia dalam rivalitas regional. Singapura sedang membangun momentum setelah lolos ke Piala Asia. Sementara Bangladesh memiliki pemain dengan pengalaman kompetisi Inggris.

Bagi Indonesia, tantangan terbesar justru menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah.

Jika mampu mempertahankan kedalaman skuad serta memanfaatkan periode FIFA Matchday untuk memanggil pemain terbaik, Garuda memiliki modal untuk menjadi salah satu kandidat kuat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja