Estimasi waktu baca: 2 menit

Warga Geger, Mayat Mengapung di Sungai Mentaya

CYRUSTIMES, SAMPIT Warga di kawasan Pelabuhan Kelotok Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya atau PPM Sampit, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Mentaya, Minggu, 28 Juni 2026 sore.

Jasad tersebut ditemukan mengapung sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasinya berada di bawah jembatan titian kayu dermaga pelabuhan kelotok.

Advertisement

Penemuan itu membuat aktivitas warga dan motoris taksi air di sekitar dermaga mendadak ramai. Sejumlah warga terlihat berkumpul di area pelabuhan untuk melihat proses penanganan di lokasi.

Saat ditemukan, jasad tersebut berada dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di bawah dermaga. Identitas korban belum diketahui.

Salah seorang warga di lokasi, Rahmat, mengatakan korban masih mengenakan pakaian lengkap saat pertama kali terlihat mengapung di sekitar kolong dermaga.

Advertisement

“Posisinya tertelungkup di dalam air. Baju batiknya hitam motif pink, dan sepatunya juga masih terpasang, warna putih sol pink,” kata Rahmat di lokasi kejadian.

Menurut Rahmat, kondisi jasad masih terlihat utuh saat pertama kali ditemukan berputar mengikuti arus di bawah dermaga.

Dievakuasi Relawan dan Aparat

Mendapat laporan dari masyarakat, sejumlah relawan kemanusiaan di Sampit bersama aparat kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Advertisement

Petugas kemudian mengamankan area sekitar dermaga sebelum proses evakuasi dilakukan. Evakuasi berlangsung di tengah arus Sungai Mentaya yang cukup deras.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa menggunakan ambulans menuju instalasi pemulasaran jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini disusun, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematian.

Advertisement

Belum ada keterangan resmi dari Polres Kotawaringin Timur maupun Polsek Ketapang terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
Advertisement