Estimasi waktu baca: 5 menit

MediaTek Tantang Qualcomm di Era HP AI

CYRUSTIMES, TEKNOLOGI – Persaingan prosesor smartphone kelas flagship memasuki babak baru. MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro, chipset ponsel pertamanya yang dibangun menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm) TSMC.

Chip terbaru tersebut tidak hanya mengejar peningkatan performa CPU dan GPU. MediaTek memberikan perhatian besar terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat diproses langsung di dalam smartphone.

Kemampuan itu berpotensi membuat berbagai fitur AI di ponsel berjalan lebih cepat, lebih hemat daya, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pemrosesan berbasis cloud.

MediaTek mengumumkan Dimensity 9600 Pro pada 15 September 2026. Smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro serta Dimensity 9600M diperkirakan mulai diperkenalkan pada kuartal ini.

Dimensity 9600 Pro Gunakan Teknologi 2 Nm

Salah satu perubahan terbesar Dimensity 9600 Pro adalah penggunaan proses produksi 2 nm.

Teknologi fabrikasi yang semakin kecil pada dasarnya memungkinkan produsen menempatkan transistor dan kemampuan komputasi yang semakin besar pada chip dengan efisiensi daya yang lebih baik.

MediaTek membekali Dimensity 9600 Pro dengan konfigurasi CPU 2+3+3 All Big Core.

Dua core C2-Ultra dapat bekerja hingga kecepatan 4,55 GHz, sementara tiga C2-Pro berjalan hingga 4,35 GHz dan tiga core lainnya hingga 3,1 GHz.

Berdasarkan pengujian internal MediaTek, performa single-core meningkat hingga 17 persen, sedangkan multi-core meningkat hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya.

Yang menarik, konsumsi daya pada beban multi-core diklaim dapat berkurang hingga 61 persen.

Artinya, produsen ponsel berpotensi menawarkan performa flagship yang lebih tinggi tanpa harus meningkatkan konsumsi baterai secara drastis.

AI Jadi Senjata Utama Dimensity 9600 Pro

Fokus terbesar MediaTek kali ini justru terlihat pada sektor AI.

Dimensity 9600 Pro membawa arsitektur dual-NPU yang dipadukan dengan Agentic AI Engine.

NPU atau Neural Processing Unit merupakan bagian khusus pada chipset yang dirancang untuk memproses pekerjaan kecerdasan buatan.

NPU 1090 pada Dimensity 9600 Pro diklaim memberikan peningkatan hingga 51 persen pada performa LLM prefill, yaitu tahap ketika model AI memproses instruksi pengguna sebelum mulai menghasilkan jawaban.

Efisiensi produksi token per watt juga meningkat hingga 55 persen.

Chip ini bahkan mendukung pengoperasian model AI hingga 30 miliar parameter langsung di perangkat.

Peningkatan tersebut membuka peluang semakin banyak fungsi AI dilakukan langsung di ponsel.

Mulai dari merangkum informasi, memahami data yang tersimpan di perangkat, memberikan rekomendasi personal, hingga menjalankan asisten AI yang dapat memahami kebiasaan pengguna.

MediaTek juga mengembangkan konsep agentic AI, yaitu AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan tetapi dapat memahami konteks dan melakukan tindakan berdasarkan kebutuhan pengguna.

AI Bisa Berjalan Tanpa Selalu Bergantung Cloud

Kemampuan menjalankan AI langsung pada perangkat menjadi salah satu tren penting industri smartphone.

Selama ini, berbagai layanan AI generatif masih banyak mengirimkan permintaan pengguna menuju pusat data melalui internet.

Semakin kuat kemampuan NPU di smartphone, semakin banyak proses tersebut yang dapat dilakukan langsung pada perangkat.

Selain berpotensi mempercepat respons, pemrosesan lokal juga dapat memberi keuntungan dari sisi privasi karena sebagian data tidak perlu dikirimkan ke server eksternal.

MediaTek mengatakan generasi kedua Super Efficient NPU pada Dimensity 9600 Pro mampu mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen untuk AI yang terus aktif.

Chip tersebut juga menggunakan cache sebesar 34,5 MB serta mendukung LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0.

Gaming hingga 185 FPS

Peningkatan tidak berhenti pada AI.

MediaTek memasang GPU G2-Ultra NX yang menawarkan peningkatan performa puncak hingga 27 persen dibanding generasi sebelumnya.

Pada performa puncaknya, konsumsi daya GPU disebut turun hingga 24 persen, sementara kemampuan ray tracing meningkat hingga 18 persen.

Dimensity 9600 Pro juga dirancang untuk mendukung pengalaman gaming hingga 185 frame per second (fps) pada konfigurasi yang kompatibel.

Teknologi Dimensity Neural Graphics Architecture kemudian menggabungkan kemampuan GPU dan AI untuk meningkatkan kualitas grafis serta efisiensi pemrosesan game.

Kamera HP Makin Mengandalkan AI

Sektor kamera turut memperoleh peningkatan.

MediaTek menyematkan Imagiq 1290 ISP dan AI Imaging Fusion Architecture yang menggabungkan kemampuan image signal processor dengan NPU.

Chip tersebut mendukung video ultra-slow-motion 4K 240 fps, 4K120 cinematic log hingga pemrosesan warna berbasis AI.

Kombinasi ISP dan NPU menunjukkan bagaimana AI semakin menjadi bagian penting dalam fotografi smartphone.

AI tidak hanya digunakan untuk menghapus objek atau membuat gambar, tetapi juga mulai bekerja ketika kamera menangkap gambar untuk menentukan warna, pencahayaan, gerakan hingga detail yang dipertahankan.

MediaTek Siapkan Dimensity 9600M

Selain Dimensity 9600 Pro, MediaTek turut memperkenalkan Dimensity 9600M.

Chip tersebut diarahkan untuk membawa pengalaman kelas flagship ke rentang perangkat yang lebih luas.

Reuters melaporkan Dimensity 9600M menggunakan proses produksi 3 nm TSMC, sementara Dimensity 9600 Pro menempati posisi lebih tinggi dengan proses 2 nm.

Keduanya tetap dibekali teknologi Agentic AI Engine serta berbagai peningkatan pada pemrosesan AI, kamera dan gaming.

HP Apa yang Akan Memakai Dimensity 9600 Pro?

Untuk saat ini MediaTek belum mengumumkan secara rinci daftar smartphone komersial pertama yang akan menggunakan Dimensity 9600 Pro.

Perusahaan hanya memastikan perangkat pertama berbasis Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600M akan hadir mulai kuartal ini.

MediaTek selama ini menjadi pemasok chipset bagi sejumlah merek besar, termasuk Xiaomi, Oppo dan Vivo. Namun, belum ada konfirmasi resmi dalam pengumuman terbaru mengenai model tertentu dari ketiga merek tersebut yang akan memakai Dimensity 9600 Pro.

Karena itu, klaim mengenai model smartphone tertentu yang akan membawa chipset 2 nm tersebut masih perlu menunggu pengumuman masing-masing produsen.

MediaTek Makin Serius Tantang Qualcomm

Peluncuran Dimensity 9600 Pro juga memperlihatkan ambisi MediaTek untuk memperbesar posisinya di pasar smartphone premium.

Reuters mencatat MediaTek sedang meningkatkan persaingannya dengan Qualcomm di segmen perangkat flagship, terutama ketika kemampuan AI menjadi salah satu pembeda utama smartphone kelas atas.

MediaTek bahkan tidak lagi hanya mengandalkan bisnis prosesor smartphone.

Perusahaan terus memperluas bisnis semikonduktornya ke chip AI untuk pusat data dan produk custom silicon. Accelerator AI pertama yang dikembangkan perusahaan untuk salah satu penyedia cloud besar Amerika Serikat dijadwalkan memasuki produksi massal pada kuartal IV 2026.

Kehadiran Dimensity 9600 Pro pada akhirnya menandai perubahan besar lain di industri smartphone.

Persaingan prosesor tidak lagi sebatas siapa yang memiliki CPU atau GPU tercepat. Kemampuan menjalankan AI langsung di dalam ponsel, efisiensi baterai dan kemampuan agentic AI mulai menjadi medan persaingan baru bagi smartphone flagship generasi berikutnya.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja