Estimasi waktu baca: 3 menit baca

OJK dan BI Salurkan Bantuan Karhutla

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Bank Indonesia (BI), serta pelaku industri jasa keuangan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Kota Palangka Raya di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya. Dukungan meliputi masker respirator, sembako, vitamin, tabung oksigen, serta pembangunan empat titik sumur bor di Kelurahan Kameloh Baru dan Kelurahan Kalampangan.

Penyaluran bantuan melibatkan OJK Kalteng, BI Kalteng, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalimantan Tengah.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan untuk membantu pemerintah menangani dampak karhutla yang memengaruhi kesehatan masyarakat hingga kegiatan ekonomi.

“Kepedulian seperti ini memiliki arti yang sangat penting. Sebab, dalam menghadapi bencana, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” kata Fairid.

Ia menilai dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan kebakaran, tetapi juga berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar, transportasi, dan aktivitas perekonomian.

Fairid berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus memenuhi kebutuhan petugas yang menangani kebakaran di lapangan.

Rincian Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengapresiasi Pemerintah Kota Palangka Raya, petugas, dan relawan yang terus berupaya menangani karhutla.

Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama dari pemerintah daerah, otoritas keuangan, dan pelaku industri jasa keuangan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

“Kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, serta pelaku industri jasa keuangan merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat yang menghadapi dampak bencana,” ujar Primandanu.

Bantuan pertama disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Paket bantuan tersebut mencakup 200 paket masker respirator, sembako, vitamin, serta tiga tabung oksigen.

Sementara itu, Kelurahan Kameloh Baru dan Kelurahan Kalampangan masing-masing menerima dukungan berupa dua titik sumur bor beserta instalasi siap pakai, 10 paket masker respirator, sembako, vitamin, dan satu tabung oksigen.

Dengan demikian, terdapat empat titik sumur bor yang didukung melalui penyaluran bantuan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan air di kedua kelurahan.

Primandanu berharap bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan petugas yang berada di garis depan penanganan kebakaran.

“Bantuan ini belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan di lapangan. Meski demikian, dengan adanya dukungan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi petugas dan masyarakat selama proses penanganan bencana berlangsung,” pungkasnya.

BI Dorong Bantuan Tepat Sasaran

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan dampak karhutla dirasakan berbagai kelompok masyarakat. Kondisi tersebut mencakup orang tua yang mencari nafkah, anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar, hingga relawan dan petugas yang berupaya memadamkan kebakaran.

Menurut Yuliansah, sektor jasa keuangan dan perbankan turut mengambil bagian dalam penanganan bencana melalui bantuan bagi masyarakat serta penyediaan sarana pendukung untuk petugas dan relawan.

Sebelumnya, pada akhir September 2026, dukungan telah disalurkan kepada warga Kelurahan Kameloh Baru dan Kelurahan Kalampangan berupa sembako serta dukungan untuk posko kesehatan.

Bantuan bagi petugas dan relawan juga mencakup sarana pendukung penanganan kebakaran, seperti tandon air portabel dan nosel.

Yuliansah menegaskan, koordinasi dengan tim teknis akan terus dilakukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Koordinasi dengan tim teknis akan terus dilakukan, agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan,” demikian Yuliansah.

Melalui dukungan tersebut, OJK, BI, dan industri jasa keuangan berharap bantuan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak serta mendukung petugas dan relawan dalam menangani karhutla di Palangka Raya.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja