Estimasi waktu baca: 3 menit

Pangdam XXII/Tambun Bungai Tinjau Karhutla TWA Galeget Tiawu

CYRUSTIMES, PULANG PISAU Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Wisata Alam (TWA) Galeget Tiawu, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (13/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi kebakaran secara langsung sekaligus memastikan penanganan dan pemadaman di kawasan konservasi tersebut berjalan cepat, terpadu dan tepat sasaran.

TWA Galeget Tiawu bukan kawasan biasa. Data Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan mencatat kawasan konservasi tersebut memiliki luas sekitar 10.585,1 hektare dan berada di bawah pengelolaan Balai KSDA Kalimantan Tengah.

Pangdam Cek Titik Karhutla dan Kesiapan Personel

Dalam kunjungannya, Mayjen TNI Zainul Arifin mengecek sejumlah titik terdampak kebakaran serta kesiapan personel yang dikerahkan dalam operasi penanggulangan karhutla.

Pangdam juga melihat kesiapan sarana dan prasarana pendukung yang digunakan petugas untuk melakukan pemadaman maupun mencegah api meluas ke bagian lain kawasan.

Peninjauan lapangan menjadi penting mengingat kebakaran di lahan gambut tidak selalu selesai ketika api di permukaan berhasil dipadamkan. Bara dapat bertahan di bawah permukaan sehingga berpotensi kembali memunculkan titik api.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan karhutla di TWA Galeget Tiawu.

Kodam XXII/TB Tegaskan Dukungan Penanganan Karhutla

Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan Kodam XXII/Tambun Bungai terus berkomitmen mendukung pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait dalam mencegah dan menanggulangi karhutla di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat, petugas kehutanan, relawan hingga masyarakat menjadi kunci agar kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

Penanganan yang cepat juga diperlukan untuk mencegah api berkembang lebih luas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Pangdam menekankan seluruh unsur di lapangan perlu menjaga koordinasi agar pengerahan personel serta peralatan pemadaman dapat dilakukan secara efektif.

Masyarakat Diminta Tak Membuka Lahan dengan Membakar

Selain memastikan kesiapan personel, Pangdam mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kawasan hutan dan lingkungan di tengah tingginya ancaman karhutla.

Mayjen TNI Zainul Arifin meminta masyarakat tidak menggunakan api untuk membuka maupun membersihkan lahan.

“Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.

Pelaporan sejak awal dinilai penting agar titik api dapat segera dijangkau sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Karhutla TWA Galeget Tiawu Jadi Perhatian

Kebakaran di TWA Galeget Tiawu sebelumnya telah menjadi perhatian karena menyentuh kawasan konservasi yang memiliki fungsi penting bagi ekosistem Kalimantan Tengah.

Karhutla di kawasan tersebut juga berpotensi mengancam habitat satwa liar. Laporan pada awal September menyebut kebakaran di TWA Galeget Tiawu terjadi pada kawasan gambut yang menjadi habitat sejumlah satwa, termasuk orangutan dan satwa dilindungi lainnya.

Situasi kebakaran bahkan sebelumnya menarik perhatian publik setelah penyanyi dan aktivis lingkungan Sherina Munaf ikut membantu pemadaman karhutla di TWA Galeget Tiawu pada awal September 2026.

Keterlibatan langsung Pangdam XXII/Tambun Bungai kini memperlihatkan penguatan penanganan di lapangan di tengah masih tingginya ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Upaya pemadaman, pendinginan dan patroli perlu terus dilakukan agar api tidak meluas serta kawasan konservasi TWA Galeget Tiawu dapat terlindungi dari kerusakan yang lebih besar.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja