CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Kebutuhan daging ayam di Kota Palangka Raya mencapai sekitar 30 ribu ekor per hari, namun produksi lokal baru berkisar 27 ribu ekor per hari sehingga pasokan di pasar tradisional belum sepenuhnya terpenuhi, Jumat (16/01/2026).

Kekurangan pasokan sekitar 3 ribu ekor per hari itu kerap memicu kenaikan harga daging ayam. Harga di tingkat pasar bisa naik hingga Rp45 ribu per kilogram, terutama saat permintaan masyarakat meningkat.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Kalimantan Tengah, Andi Bustan, menilai persoalan utama tidak hanya terletak pada jumlah produksi. Menurutnya, pengelolaan waktu panen juga perlu diperbaiki agar pasokan ayam lebih stabil.

“Pengaturan masuknya bibit ayam ke kandang harus diperhatikan agar panen tidak bersamaan dan produksi lebih stabil,” kata Andi.

Andi mengatakan, koordinasi antarwilayah juga penting untuk menjaga keseimbangan pasokan. Ia menyebut kerja sama antara Pinsar Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan perlu diatur melalui pembagian kuota yang jelas.

“Peternak lokal harus tetap menjadi pemasok utama, bukan justru tersisih oleh pasokan dari luar daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengatakan kenaikan harga ayam biasanya bersifat sementara. Lonjakan harga, kata dia, paling sering terjadi ketika permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.

“Lonjakan harga umumnya hanya terjadi maksimal tiga hari, terutama menjelang hari besar keagamaan,” terangnya.

Fajar menambahkan, sejumlah peternak lokal mulai beralih ke sistem semi modern, terutama di Kecamatan Rakumpit. Pengembangan pola peternakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi ayam lokal secara bertahap.

“Kami berharap pengembangan ini dapat meningkatkan produksi ayam lokal secara bertahap agar kebutuhan harian masyarakat Palangka Raya bisa terpenuhi,” harapnya.

Menurut Fajar, peningkatan kapasitas produksi lokal menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Dengan pasokan yang lebih stabil, harga daging ayam di Palangka Raya diharapkan dapat lebih terkendali.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita