Estimasi waktu baca: 5 menit baca

Haaland, Mbappé hingga Yamal Dekati Rekor Liga Champions

CYRUSTIMES, JAKARTA – Liga Champions UEFA 2026/27 baru menyelesaikan Matchday 1, tetapi sejumlah rekor besar sudah mulai berada dalam jangkauan para bintang generasi baru.

Erling Haaland kini mengoleksi 59 gol dari 59 pertandingan Liga Champions, Kylian Mbappé sudah mencapai 71 gol, sementara Lamine Yamal terus mendekati sejumlah rekor usia yang sebelumnya dikuasai Mbappé.

Dengan fase liga masih menyisakan tujuh pertandingan bagi setiap klub, ditambah peluang bermain di fase gugur, musim 2026/27 berpotensi melahirkan sejumlah catatan bersejarah baru.

Haaland Bisa Tembus 60 Gol Liga Champions

Erling Haaland hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai 60 gol di Liga Champions.

UEFA mencatat penyerang Manchester City itu memiliki 59 gol dari 59 penampilan, sebuah rasio yang luar biasa untuk pemain berusia 26 tahun.

Jika mencetak gol pada Matchday 2 melawan PSG, Haaland akan langsung menembus angka 60 gol.

Pencapaian tersebut juga akan semakin mendekatkannya ke kelompok pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.

Dalam daftar UEFA, Cristiano Ronaldo masih memimpin dengan 140 gol, disusul Lionel Messi 129 dan Robert Lewandowski 109. Mbappé berada di angka 71, sedangkan Haaland berada tepat di belakangnya.

Haaland Bisa Salip Sejumlah Legenda

Dengan 59 gol, Haaland berada sangat dekat dengan beberapa nama besar.

UEFA menempatkan Ruud van Nistelrooy pada kisaran 60 gol, sementara Raúl González dan Kylian Mbappé berada di angka 71.

Jika City melaju jauh hingga fase gugur dan Haaland mempertahankan produktivitasnya, ia berpeluang naik beberapa tingkat dalam daftar pencetak gol sepanjang masa.

Dengan sembilan hingga belasan pertandingan potensial tersisa, pergeseran posisi Haaland di daftar legenda bukan hal mustahil.

Mbappé Bisa Menjauh dari Raúl

Kylian Mbappé memasuki musim ini dengan posisi yang sangat menarik.

UEFA mencatat Mbappé dan Raúl González sama-sama berada di angka 71 gol Liga Champions.

Artinya, satu gol tambahan saja akan membuat Mbappé berdiri sendiri di atas Raúl dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Setelah itu, target berikutnya adalah Karim Benzema dengan 90 gol.

Selisih 19 gol memang besar untuk satu musim, tetapi Mbappé sudah membuktikan produktivitas tinggi. Musim 2025/26 saja, UEFA mencatat ia menjadi top skor Liga Champions dengan 15 gol.

Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Gol Remaja Mbappé

Ini salah satu rekor paling menarik untuk dipantau.

UEFA mencatat Mbappé memegang rekor 13 gol Liga Champions sebagai pemain remaja, sementara Lamine Yamal sudah mencetak 11 gol sebagai remaja sebelum Matchday 1 musim ini.

Yamal kini memiliki total 12 gol dari 34 pertandingan Liga Champions.

Artinya, ia hanya membutuhkan dua gol lagi untuk menyamai rekor Mbappé dan tiga gol untuk melewatinya, selama seluruh gol tersebut dicetak sebelum ulang tahunnya ke-20.

Karena Yamal baru akan berusia 20 tahun pada Juli 2027, seluruh perjalanan Liga Champions 2026/27 masih berada dalam jendela usia remaja.

Yamal Bisa Tembus 40 Penampilan Sebelum Usia 20

Yamal juga punya peluang menciptakan rekor dari sisi penampilan.

UEFA mencatat ia sudah tampil 34 kali di Liga Champions.

Barcelona masih memiliki tujuh pertandingan fase liga. Jika Yamal tampil reguler, ia bisa melewati angka 40 pertandingan bahkan sebelum kompetisi memasuki fase gugur.

Jumlah tersebut akan semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain muda dengan pengalaman Eropa terbanyak dalam sejarah modern.

Rekor Gol dalam Satu Musim Bisa Kembali Terancam

Rekor gol dalam satu musim Liga Champions tetap menjadi target elite.

Musim 2025/26, Mbappé menutup kompetisi dengan 15 gol, sementara musim 2024/25 Raphinha menghasilkan 13 gol. UEFA juga mencatat Haaland pernah menjadi top skor dengan 12 gol pada musim 2022/23.

Pada Matchday 1 musim ini, persaingan sudah dimulai cepat.

Ferran Torres dan Ermedin Demirović sama-sama mencetak hat-trick, sementara Haaland mencetak dua gol.

Jika salah satu pemain mempertahankan rata-rata lebih dari satu gol per laga, angka 15 gol sangat mungkin kembali menjadi sasaran.

Messi dan Ronaldo Masih Jadi Patokan

Meski generasi baru terus muncul, dua nama lama masih menjadi benchmark.

Cristiano Ronaldo tercatat sebagai pemegang rekor gol Liga Champions dengan sekitar 140 gol, sedangkan Lionel Messi berada di angka 129.

Dari sisi penampilan, Ronaldo juga berada di puncak dengan 183 penampilan versi daftar UEFA yang dipublikasikan bulan ini. Iker Casillas berada di belakangnya dengan 177 pertandingan.

Rekor tersebut memang masih jauh dari Haaland dan Mbappé, tetapi usia keduanya membuat peluang mengejar dalam jangka panjang tetap terbuka.

Mbappé dan Haaland Bisa Bentuk Rivalitas Era Baru

UEFA sendiri menempatkan Mbappé dan Haaland sebagai dua figur utama generasi setelah era Ronaldo-Messi.

Mbappé unggul dalam total gol dan pengalaman, sementara Haaland unggul dalam kecepatan mencapai berbagai tonggak gol.

Haaland bahkan tercatat sebagai pemain tercepat yang mencapai 50 gol Liga Champions.

Jika keduanya terus tampil di klub yang rutin mencapai fase gugur, persaingan statistik tersebut bisa berlangsung bertahun-tahun.

Real Madrid Masih Kejar Rekor Gelar ke-16

Rekor klub juga tetap menjadi salah satu sorotan.

Real Madrid masih menjadi klub tersukses dalam sejarah European Cup/Liga Champions dengan 15 gelar.

Setiap musim, Madrid berpeluang memperpanjang rekor tersebut menjadi 16 gelar.

Musim ini mereka mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas Inter Milan.

Dengan Mbappé, Bellingham dan Vinícius Júnior di skuad, Madrid tetap menjadi salah satu klub yang paling diperhitungkan dalam perebutan trofi.

PSG Bisa Cetak Sejarah Tiga Gelar Beruntun

Paris Saint-Germain juga berada dalam posisi unik.

UEFA menyebut PSG memulai musim 2026/27 sebagai juara bertahan dan membidik gelar Liga Champions ketiga secara beruntun. Mereka membuka musim dengan kemenangan 6-1 atas Slovan Bratislava.

Jika PSG kembali juara, mereka akan mencatat capaian langka di era Liga Champions modern.

Namun jalannya masih panjang karena fase liga baru memainkan satu pertandingan.

Matchday 2 Bisa Langsung Ubah Buku Rekor

Matchday 2 akan berlangsung pada 13–14 Oktober 2026.

Manchester City akan menghadapi PSG, sementara Barcelona bertandang ke Galatasaray dan Real Madrid melawan Roma.

Itu berarti Haaland, Yamal dan Mbappé langsung memiliki kesempatan menambah catatan masing-masing.

Jika Haaland mencetak gol, ia mencapai 60 gol. Jika Yamal mencetak dua atau tiga gol dalam beberapa laga ke depan, rekor Mbappé sebagai pencetak gol remaja terbanyak bisa terancam.

Liga Champions musim ini pun bukan hanya soal siapa menjadi juara.

Pertarungan memecahkan rekor bisa menjadi salah satu cerita terbesar sepanjang 2026/27.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja