Estimasi waktu baca: 4 menit

CYRUSTIMES, SINGAPURA – Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 terhenti di fase grup. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).

Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal. Garuda mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.

Advertisement

Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan setelah Ragnar Oratmangoen membawa Garuda unggul pada awal babak kedua.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Singapura menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66.

Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Advertisement

Ragnar Bawa Indonesia Unggul

Indonesia memasuki pertandingan dengan misi wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

Tekanan untuk meraih tiga poin semakin besar karena persaingan Grup A sangat ketat. Vietnam dan Singapura juga memiliki peluang untuk melangkah ke fase berikutnya.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Indonesia akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-47.

Ragnar Oratmangoen menjadi pemain yang membawa Garuda unggul 1-0.

Gol tersebut sempat memberikan harapan kepada para pemain dan pendukung Indonesia. Keunggulan satu gol membuat skuad asuhan John Herdman berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengamankan tiga poin.

Namun, situasi berubah kurang dari 20 menit kemudian.

Advertisement

Ilhan Fandi Samakan Kedudukan

Singapura tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.

Pada menit ke-66, Ilhan Fandi berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi pukulan bagi Indonesia karena pertandingan semakin mendekati akhir.

Garuda membutuhkan gol tambahan untuk memastikan kemenangan, tetapi usaha Indonesia tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang berbunyi.

Skor 1-1 akhirnya menjadi hasil akhir di Stadion Jalan Besar.

Indonesia Finis di Posisi Ketiga

Hasil imbang tersebut membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan.

Advertisement

Garuda mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan sepanjang fase grup.

Namun, perolehan tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Indonesia ke semifinal.

Di pertandingan lainnya, Vietnam berhasil meraih kemenangan dan mengamankan posisi teratas Grup A dengan 10 poin.

Singapura berada di posisi kedua dengan delapan poin.

Dengan demikian, Vietnam dan Singapura menjadi dua wakil Grup A yang melaju ke semifinal, sementara Indonesia harus mengakhiri perjalanan di fase grup.

Klasemen Akhir Grup A

1. Vietnam – 10 poin
2. Singapura – 8 poin
3. Indonesia – 7 poin
4. Kamboja – 3 poin

Advertisement

Hasil tersebut sekaligus menjadi kegagalan Indonesia untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar Piala AFF.

Herdman Punya Pekerjaan Rumah

Kegagalan lolos ke semifinal membuat pelatih John Herdman memiliki pekerjaan besar untuk membenahi permainan Indonesia.

Pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi menilai salah satu persoalan yang terlihat selama turnamen adalah kemampuan Indonesia menghadapi pendekatan permainan khas tim-tim Asia Tenggara.

Menurutnya, Indonesia sebelumnya tampil cukup meyakinkan ketika menghadapi lawan di luar kawasan ASEAN. Namun, ketika menghadapi tim dengan karakter permainan berbeda di Piala AFF, Garuda belum mampu menunjukkan solusi alternatif secara konsisten.

Persoalan tersebut terutama terlihat ketika Indonesia membutuhkan kemenangan tetapi gagal mempertahankan keunggulan setelah Ragnar mencetak gol.

Evaluasi terhadap kemampuan mengubah pendekatan permainan atau plan B menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diperhatikan Herdman setelah turnamen.

Mitchell Baker Kehilangan Posisi Top Skor

Kegagalan Indonesia juga berdampak pada persaingan individu pemain.

Striker muda Indonesia, Mitchell Baker, yang sebelumnya berada di puncak daftar pencetak gol Piala AFF 2026, harus kehilangan posisi tersebut setelah Garuda tersingkir.

Baker mengoleksi empat gol sebelum pertandingan melawan Singapura. Namun, ia tidak mampu menambah gol pada laga terakhir sehingga tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengejar pemain yang masih bertanding.

Posisi teratas kemudian ditempati penyerang Vietnam Nguyen Dinh Bac dengan lima gol. Dinh Bac menambah dua gol dalam pertandingan Vietnam sehingga unggul satu gol dari Baker.

Belum Ada Trofi Piala AFF untuk Indonesia

Kegagalan di Piala AFF 2026 kembali memperpanjang penantian Indonesia untuk meraih gelar juara turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Indonesia memang menjadi salah satu negara yang paling sering mencapai partai puncak, tetapi belum pernah mengangkat trofi Piala AFF.

Sebelum edisi 2026, Garuda tercatat enam kali menjadi runner-up, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Dalam dua edisi terakhir, Indonesia juga gagal melewati fase grup. Catatan tersebut membuat kegagalan pada 2026 kembali menjadi bahan evaluasi bagi sepak bola nasional.

Fokus ke Agenda Berikutnya

Kegagalan di Piala AFF 2026 tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi Timnas Indonesia.

Namun, perjalanan skuad Garuda tidak berhenti di turnamen ini.

John Herdman dan tim pelatih kini memiliki kesempatan mengevaluasi komposisi pemain, strategi, serta efektivitas permainan sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.

Kekuatan Indonesia yang sebelumnya terlihat saat menjalani pertandingan internasional di luar kawasan ASEAN perlu kembali dibangun.

Yang paling penting, kegagalan di Piala AFF 2026 harus menjadi bahan pembelajaran agar Indonesia tidak kembali kehilangan momentum ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Bagi para pemain, hasil ini juga menjadi pengingat bahwa keunggulan dalam sebuah pertandingan belum cukup. Konsistensi selama 90 menit dan kemampuan membaca perubahan permainan lawan menjadi pekerjaan besar yang harus segera dibenahi.

Hasil akhir Grup A Piala AFF 2026:

Singapura 1-1 Indonesia
⚽ Ragnar Oratmangoen 47’
⚽ Ilhan Fandi 66’

Indonesia finis di posisi ketiga dengan tujuh poin dan dipastikan gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja