Estimasi waktu baca: 3 menit

Warga Mengadu ke Wapres Gibran, Api Karhutla Dekati Rumah

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke SDN 2 Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026), menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan langsung dampak kebakaran hutan dan lahan di sekitar permukiman mereka.

Seorang warga Kelurahan Petuk Katimpun bernama Ernawati mendatangi Gibran dan mengadukan kobaran api karhutla yang mulai mendekati rumah-rumah warga.

Aduan tersebut disampaikan ketika Gibran meninjau kegiatan pembelajaran tatap muka di SDN 2 Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya. Kunjungan berlangsung di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.

Ernawati menyampaikan kekhawatiran warga karena kebakaran lahan tidak lagi berada jauh dari kawasan tempat tinggal. Api yang terus bergerak mendekati permukiman membuat masyarakat khawatir keselamatan rumah dan keluarganya terancam.

Gibran Dengarkan Langsung Aduan Warga

Dalam rekaman video yang diterima CyrusTimes, Gibran terlihat berhenti dan mendengarkan aduan yang disampaikan warga.

Pertemuan singkat tersebut berlangsung di tengah kunjungan kerja Wapres bersama rombongan pemerintah daerah. Gibran tidak hanya berinteraksi dengan siswa dan guru, tetapi juga memberikan ruang kepada warga untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi.

Belum terdapat keterangan terperinci mengenai bentuk tindak lanjut yang akan dilakukan pemerintah pusat setelah menerima pengaduan tersebut.

Namun, aduan Ernawati memperlihatkan bahwa karhutla di Petuk Katimpun bukan hanya menimbulkan kabut asap dan mengganggu pembelajaran, tetapi juga mulai mengancam langsung kawasan permukiman.

Warga Khawatir Api Menjalar ke Permukiman

Petuk Katimpun menjadi salah satu wilayah yang berulang kali terdampak kebakaran lahan gambut di Palangka Raya.

Karakteristik lahan gambut membuat api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali menyala ketika kondisi cuaca panas serta angin bertiup kencang.

Kondisi tersebut membuat masyarakat harus terus waspada, terutama warga yang rumahnya berdekatan dengan lahan terbakar.

Kebakaran lahan yang mendekati permukiman juga membutuhkan penanganan cepat karena dapat merusak rumah, fasilitas umum, jaringan listrik, serta mengancam keselamatan masyarakat.

Aduan langsung kepada Wapres diharapkan dapat memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di Palangka Raya, khususnya perlindungan bagi permukiman yang berada dekat titik kebakaran.

Tinjau Sekolah di Tengah Kabut Asap

Gibran tiba di SDN 2 Petuk Katimpun sekitar pukul 09.50 WIB. Ia didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran melihat pelaksanaan pembelajaran tatap muka, kondisi ruang kelas, serta infrastruktur sekolah.

Ia juga berinteraksi dengan siswa dan guru untuk mengetahui kondisi kegiatan belajar di tengah persoalan kabut asap akibat karhutla.

Kunjungan ke sekolah tersebut menjadi bagian dari pemantauan dampak karhutla terhadap pendidikan dan kehidupan masyarakat di Palangka Raya.

Pengaduan warga kepada Gibran sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman titik api. Pemerintah juga perlu memastikan keselamatan permukiman, kesehatan masyarakat, dan keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja