Estimasi waktu baca: 4 menit

PJJ Palangka Raya Berakhir Hari Ini

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ bagi sekolah di Kota Palangka Raya dijadwalkan berakhir pada Rabu (9/9/2026).

Berakhirnya periode tersebut belum otomatis berarti seluruh peserta didik kembali mengikuti pembelajaran tatap muka pada Kamis (10/9/2026).

Keputusan berikutnya masih bergantung pada evaluasi Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terhadap kualitas udara, perkembangan kebakaran hutan dan lahan, serta risiko kesehatan bagi warga sekolah.

Orang tua dan peserta didik diminta menunggu pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan maupun sekolah masing-masing sebelum menentukan aktivitas pembelajaran berikutnya.

PJJ Diberlakukan hingga 9 September

PJJ untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta sebelumnya diperpanjang selama tiga hari, yakni mulai 7 hingga 9 September 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 100.3.4.4/3903/Disdik.Umpeg/IX/2026 yang ditetapkan pada 4 September 2026.

Perpanjangan dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan PJJ pada 4–6 September serta memantau kondisi kualitas udara akibat kabut asap karhutla.

Saat keputusan diterbitkan, nilai Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU di Palangka Raya masih berada di atas 200 dan masuk kategori sangat tidak sehat.

“Perpanjangan PJJ ini dilakukan untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan,” demikian isi surat tersebut.

Keputusan Belajar Kamis Menunggu Evaluasi

Surat edaran sebelumnya hanya mengatur pelaksanaan PJJ sampai 9 September 2026. Karena itu, mekanisme pembelajaran mulai Kamis masih harus disesuaikan dengan hasil evaluasi terbaru.

Dinas Pendidikan sebelumnya menetapkan bahwa evaluasi PJJ dilakukan setiap tiga hari dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di Kota Palangka Raya.

Evaluasi tersebut penting karena kondisi udara dapat berubah dalam waktu singkat. Turunnya hujan di sebagian wilayah juga belum selalu menandakan kualitas udara langsung kembali aman untuk aktivitas belajar di luar rumah.

Apabila kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat atau berbahaya, pemerintah berpeluang kembali memperpanjang pembelajaran dari rumah.

Sebaliknya, pembelajaran tatap muka dapat dipertimbangkan apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi udara membaik dan dinilai aman bagi peserta didik.

Sekolah Tidak Bisa Memutuskan Seragam

Kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya dapat berbeda antara satu kawasan dan kawasan lainnya.

Dalam kebijakan sebelumnya, sekolah yang berada di wilayah dengan kualitas udara kategori baik hingga sedang diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik serta menerapkan langkah perlindungan dari paparan asap.

Ketentuan tersebut membuat pelaksanaan pembelajaran berpotensi tidak seragam. Sekolah di kawasan dengan udara relatif aman dapat menjalankan pembelajaran tatap muka, sedangkan sekolah yang masih terdampak kabut asap dapat melanjutkan PJJ.

Meski demikian, setiap keputusan sekolah tetap harus mengacu pada arahan Dinas Pendidikan dan hasil pemantauan instansi terkait.

PJJ Telah Beberapa Kali Diperpanjang

Pembelajaran dari rumah di Palangka Raya telah berlangsung sejak akhir Agustus 2026 ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla.

Dinas Pendidikan kemudian memperpanjang PJJ mulai 1 September setelah nilai ISPU dilaporkan berada pada kategori berbahaya atau lebih dari 300.

Kebijakan kembali diperpanjang mulai 4 September karena kualitas udara belum membaik dan masih berada pada kategori sangat tidak sehat.

Evaluasi berikutnya menghasilkan perpanjangan PJJ pada 7–9 September 2026.

Rangkaian perpanjangan tersebut menunjukkan pemerintah menerapkan kebijakan secara bertahap dengan periode evaluasi tiga harian.

Orang Tua Diminta Menunggu Informasi Resmi

Orang tua disarankan memantau grup komunikasi resmi sekolah dan tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui media sosial.

Apabila belum ada pengumuman baru, orang tua dapat menghubungi wali kelas atau pihak sekolah untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran pada Kamis.

Peserta didik juga tetap disarankan membatasi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap terlihat pekat atau menimbulkan gangguan kesehatan.

Penggunaan masker, menjaga asupan air, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata menjadi langkah yang perlu diperhatikan.

Selama PJJ berlangsung, sekolah tetap diwajibkan melaksanakan kegiatan belajar, memantau perkembangan peserta didik, dan menyampaikan laporan sesuai ketentuan.

Keputusan mengenai perpanjangan PJJ atau dimulainya kembali pembelajaran tatap muka di Palangka Raya selanjutnya menunggu hasil evaluasi dan pemberitahuan resmi pemerintah.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja