Estimasi waktu baca: 4 menit

Bantuan Huma Betang Cair untuk 2.565 Mahasiswa Kalteng

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi mencairkan Bantuan Kuliah Huma Betang kepada 2.565 mahasiswa aktif. Bantuan pembayaran UKT atau SPP tersebut diberikan maksimal Rp2,5 juta untuk setiap mahasiswa.

Dana tidak ditransfer ke rekening pribadi penerima, melainkan disalurkan secara kolektif ke rekening universitas atau perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemprov Kalteng.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menjelaskan, besaran bantuan disesuaikan dengan tagihan UKT atau SPP masing-masing mahasiswa, dengan batas tertinggi Rp2,5 juta.

Mekanisme penyaluran melalui perguruan tinggi diterapkan untuk menjaga transparansi sekaligus memastikan dana benar-benar digunakan bagi kebutuhan pendidikan.

Pencairan Khusus Mahasiswa Eksisting

Sebanyak 2.565 penerima dalam pencairan kali ini merupakan mahasiswa eksisting atau mahasiswa yang masih aktif dari program bantuan pendidikan sebelumnya.

Pada tahap awal, Pemprov Kalteng memiliki tanggungan terhadap sekitar 3.060 mahasiswa. Jumlah tersebut kemudian berkurang setelah sebagian penerima menyelesaikan kuliah, berhenti, atau tidak lagi memenuhi ketentuan program.

Sisa penerima yang masih memenuhi ketentuan tersebut menjadi prioritas penyelesaian bantuan pada 2026.

Reza mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak berhenti kuliah akibat keterbatasan biaya akademik.

Meski kemampuan keuangan daerah harus menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran, bantuan pendidikan tetap ditempatkan sebagai salah satu program prioritas Pemprov Kalteng.

Maksimal Rp2,5 Juta per Mahasiswa

Bantuan Kuliah Huma Betang tidak diberikan dengan nominal yang sama kepada seluruh penerima.

Dana disesuaikan dengan tagihan UKT atau SPP setiap mahasiswa. Pemerintah menetapkan batas bantuan maksimal sebesar Rp2,5 juta per mahasiswa.

Apabila tagihan mahasiswa berada di bawah batas tersebut, pembayaran mengikuti nilai UKT atau SPP yang ditetapkan perguruan tinggi.

Total anggaran yang telah dicairkan kepada 2.565 mahasiswa belum diumumkan secara terperinci.

Secara perhitungan, apabila seluruh penerima memperoleh batas maksimal Rp2,5 juta, kebutuhan dana dapat mencapai sekitar Rp6,41 miliar. Namun, angka tersebut bukan nilai pencairan resmi karena besaran bantuan mengikuti tagihan masing-masing mahasiswa.

Dana Masuk ke Rekening Perguruan Tinggi

Pemprov Kalteng menegaskan dana bantuan tidak masuk ke rekening pribadi mahasiswa.

Bank Kalteng menyalurkan dana langsung ke rekening perguruan tinggi setelah penerima melewati proses verifikasi, validasi, dan penetapan.

Dana kemudian digunakan untuk pembayaran atau pemotongan tagihan UKT/SPP mahasiswa yang tercantum dalam daftar penerima.

Mahasiswa karena itu diminta tidak menunggu pemberitahuan transfer pada rekening pribadi.

Penerima harus berkoordinasi dengan bagian administrasi atau keuangan kampus untuk memastikan bantuan telah dicatat dan diperhitungkan dalam tagihan semester.

Verifikasi Dilakukan Berjenjang

Proses penetapan penerima Bantuan Kuliah Huma Betang dilakukan melalui beberapa tahapan.

Operator perguruan tinggi terlebih dahulu memeriksa kelengkapan berkas dan status akademik mahasiswa. Dinas Pendidikan Kalteng kemudian melakukan verifikasi ulang.

Data calon penerima juga divalidasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Sosial, serta Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng sesuai petunjuk teknis program.

Setelah proses tersebut selesai, penerima ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur. Diskominfosantik selanjutnya memasukkan data penerima ke dalam sistem Kartu Huma Betang Sejahtera sebelum dana disalurkan melalui Bank Kalteng.

Dalam portal resmi program, dokumen yang dipersyaratkan antara lain foto rumah orang tua dan keluarga, pakta integritas, surat keterangan tidak mampu, surat aktif kuliah, serta pernyataan penghasilan orang tua.

Mahasiswa juga diminta menyampaikan pernyataan bahwa mereka belum pernah menerima Bantuan Tabungan Beasiswa Berkah atau TABE 2024.

Program Melibatkan 36 Kampus Mitra

Portal resmi Kuliah Gratis Kalteng mencatat Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang 2026 melibatkan 36 perguruan tinggi mitra dengan kuota keseluruhan mencapai 7.433 mahasiswa.

Perguruan tinggi yang tercantum antara lain Universitas Palangka Raya, Universitas Terbuka, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, UIN Palangka Raya, IAHN Tampung Penyang, Universitas Muhammadiyah Sampit, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya di Kalteng.

Kuota 7.433 mahasiswa merupakan kapasitas keseluruhan program 2026. Angka tersebut berbeda dengan pencairan terbaru yang secara khusus diperuntukkan bagi 2.565 mahasiswa eksisting.

Program ini dijalankan melalui kerja sama Dinas Pendidikan Kalteng, Biro Kesra Setda Kalteng, Bank Kalteng, serta perguruan tinggi mitra.

Mahasiswa Diminta Segera Cek Kampus

Mahasiswa yang masuk dalam daftar 2.565 penerima diminta segera mendatangi atau menghubungi bagian administrasi kampus.

Koordinasi diperlukan untuk memeriksa proses sinkronisasi, pemotongan tagihan, dan pencatatan pembayaran UKT atau SPP.

Apabila bantuan belum tercatat, mahasiswa dapat meminta penjelasan dari operator kampus atau menghubungi layanan resmi Dinas Pendidikan Kalteng.

Mahasiswa juga perlu mewaspadai pihak yang meminta biaya administrasi atau menjanjikan pencairan ke rekening pribadi. Portal resmi menyatakan proses pendaftaran tidak dipungut biaya, sedangkan pencairan bantuan dilakukan langsung melalui perguruan tinggi.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja