Estimasi waktu baca: 3 menit

Cerita di Balik Reshuffle Prabowo

CYRUSTIMES, JAKARTA – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Purbaya mengaku sedih dan sempat sulit tidur setelah mengetahui dirinya digantikan Suahasil Nazara.

Purbaya menerima kabar pemberhentiannya melalui sambungan telepon dari Prasetyo Hadi pada Senin (14/9/2026). Telepon tersebut datang ketika ia masih mengikuti rapat bersama parlemen, hanya beberapa jam sebelum Suahasil dilantik di Istana Negara.

“Tadi malam sulit tidur. Saya sedih,” kata Purbaya saat menghadiri serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Meski demikian, Purbaya mengaku kondisinya telah membaik. Ia bahkan menyebut dirinya kini dapat tidur lebih tenang setelah proses pergantian jabatan selesai.

Purbaya Mengaku Setengah Menduga Akan Dicopot

Purbaya mengungkapkan bahwa sebagian dirinya sebenarnya telah menduga kemungkinan diberhentikan. Dugaan tersebut berkaitan dengan sebuah keputusan yang diambilnya belakangan ini.

Namun, ia tidak menjelaskan keputusan apa yang dimaksud maupun kaitannya dengan reshuffle kabinet. Karena itu, penyebab pencopotannya belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan pernyataan tersebut.

Pemerintah juga belum mengumumkan secara terbuka alasan Presiden Prabowo mengganti Purbaya setelah sekitar satu tahun menjabat Menteri Keuangan.

Purbaya menegaskan tidak memiliki perbedaan arah kebijakan dengan Presiden. Namun, ia mengakui terdapat perbedaan pandangan dengan sejumlah pejabat lain dalam pemerintahan.

Pernyataan tersebut membuka sisi baru di balik pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan, meski Purbaya tidak menyebut identitas pejabat maupun persoalan kebijakan yang menjadi sumber perbedaan.

Dicopot Saat Mengikuti Rapat

Pergantian Purbaya berlangsung dalam waktu relatif singkat. Pada Senin siang, ia masih menghadiri rapat kerja bersama Komite IV DPD RI.

Di tengah rapat, Purbaya terlihat menerima telepon sebelum meninggalkan ruangan. Beberapa jam kemudian, Presiden Prabowo melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara.

Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Purbaya sebelumnya dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Ia menyelesaikan masa tugasnya hanya beberapa hari setelah genap satu tahun memimpin Kementerian Keuangan.

Purbaya Menilai Kinerjanya Cukup Baik

Purbaya menilai masa kepemimpinannya di Kementerian Keuangan berjalan cukup baik. Ia menjadikan peningkatan pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu catatan selama menjabat.

Namun, periode kepemimpinannya juga berlangsung saat tekanan terhadap pengelolaan fiskal meningkat. Pelebaran defisit anggaran, arus modal keluar, tekanan terhadap rupiah, serta kekhawatiran investor menjadi tantangan yang dihadapi pemerintah.

Purbaya dikenal memiliki gaya komunikasi terbuka dan kerap menyampaikan pandangannya secara langsung. Sejumlah kebijakannya juga sempat memunculkan perdebatan, termasuk pendekatan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui penambahan likuiditas.

Setelah tidak lagi berada dalam kabinet, Purbaya menyampaikan rencana menjalani masa pensiun dengan lebih tenang. Ia berkelakar akan menghabiskan waktu dengan memancing di kolam belakang rumah.

Suahasil Janjikan Kelanjutan Kebijakan

Sementara itu, Suahasil Nazara menegaskan pergantian Menteri Keuangan tidak berarti terjadi perubahan mendadak dalam arah kebijakan fiskal.

Suahasil menyebut tugas utamanya adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Ia juga berkomitmen mempertahankan defisit anggaran di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto.

Pengusaha berharap pergantian pimpinan Kementerian Keuangan tidak menimbulkan perubahan kebijakan secara tiba-tiba. Kepastian fiskal dinilai penting untuk menjaga daya beli, investasi, produktivitas, dan kepercayaan pelaku usaha.

Dengan pengalaman sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, Suahasil dipandang memahami kerja internal kementerian dan kebijakan fiskal yang sedang berjalan. Meski demikian, arah kebijakan konkretnya akan menjadi perhatian setelah pergantian jabatan yang berlangsung mendadak tersebut.

Alasan Resmi Pencopotan Belum Terungkap

Pengakuan Purbaya memberikan gambaran mengenai proses dirinya mengetahui keputusan reshuffle. Namun, pernyataan itu belum menjawab secara pasti alasan Presiden Prabowo melakukan pergantian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang menghubungkan pencopotan Purbaya dengan keputusan tertentu ataupun perbedaan di antara pejabat pemerintah.

Karena itu, kabar mengenai penyebab pergantian masih perlu menunggu penjelasan resmi Presiden atau Istana agar tidak berkembang menjadi spekulasi.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja