“Peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi atas perjalanan Bank Kalteng dalam bertumbuh, beradaptasi, dan berkontribusi bagi Kalimantan Tengah,” ujar Maslipansyah.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi yang mendorong perusahaan daerah bertransaksi melalui Bank Kalteng. Saat ini, tercatat 33 perusahaan telah bergabung dengan total transaksi mencapai Rp18,93 miliar.

Dari sisi kinerja, hingga Oktober 2025, aset Bank Kalteng meningkat 19,58 persen menjadi Rp20,5 triliun. Dana pihak ketiga tumbuh 34,49 persen menjadi Rp14,49 triliun, kredit naik 8,51 persen menjadi Rp11,63 triliun, dan laba bersih meningkat 10,95 persen menjadi Rp356,36 miliar.

Maslipansyah menegaskan, Bank Kalteng akan terus berinovasi melalui layanan digital, memperkuat pembiayaan UMKM, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah. “Dengan semangat Isen Mulang, Belom Bahadat, dan Huma Betang, kami berkomitmen menjadi bank yang kuat, modern, dan terpercaya,” ujarnya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita