Estimasi waktu baca: 1 menit

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Gejolak harga energi dinilai berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap biaya hidup masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Anggota Komisi III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh menyampaikan perhatian tersebut pada 23 Juli 2026.

Menurutnya, perubahan harga energi dapat berdampak terhadap berbagai kebutuhan karena biaya transportasi dan distribusi ikut mengalami tekanan.

Masyarakat berpenghasilan rendah menjadi kelompok yang paling rentan menghadapi kenaikan biaya hidup.

DPRD meminta pemerintah menyiapkan langkah antisipasi agar tekanan ekonomi tidak mengganggu akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.

Pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor yang mendapat perhatian khusus.

Faridawaty menilai kenaikan biaya hidup tidak boleh membuat keluarga kesulitan membiayai sekolah anak maupun mendapatkan layanan kesehatan.

Kedua sektor tersebut merupakan hak dasar yang harus tetap dapat diakses masyarakat.

Pemerintah daerah karena itu diminta memperkuat kebijakan perlindungan sosial apabila gejolak harga energi mulai memberikan dampak signifikan.

Pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok dan biaya pelayanan juga perlu dilakukan.

DPRD berharap kebijakan pemerintah dapat diarahkan terutama kepada kelompok masyarakat yang paling rentan sehingga perubahan kondisi ekonomi tidak semakin memperlebar kesenjangan.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja