Estimasi waktu baca: 3 menit

Tetap Jadi Legenda

CYRUSTIMES, JAKARTA – Air mata dan tepuk tangan mengiringi langkah Lionel Messi meninggalkan lapangan Stadion New York New Jersey setelah final Piala Dunia 2026 berakhir. Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol 0-1 melalui gol Ferran Torres di babak tambahan waktu, namun bagi banyak penggemar sepak bola, malam itu bukan hanya tentang juara dan runner-up.

Malam itu juga menjadi panggung bagi Lionel Messi, pemain yang selama lebih dari dua dekade telah mengubah wajah sepak bola dunia.

Advertisement

Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia, Messi tetap menutup turnamen dengan performa luar biasa. Kapten Albiceleste tersebut mencetak delapan gol dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang Piala Dunia 2026.

Membawa Argentina Kembali ke Final

Di usia yang sudah tidak muda lagi untuk ukuran pesepak bola profesional, Messi masih menjadi jantung permainan Argentina.

Ia memimpin Albiceleste melewati fase grup hingga babak gugur dengan ketenangan dan pengalaman yang sulit ditandingi pemain lain. Ketika Argentina menghadapi tekanan, Messi hampir selalu hadir sebagai pembeda.

Advertisement

Gol-gol penting, assist, serta kepemimpinannya di ruang ganti membuat Argentina mampu kembali mencapai partai final hanya empat tahun setelah menjuarai Piala Dunia 2022.

Perjalanan tersebut semakin istimewa karena banyak pihak sempat meragukan kemampuan Argentina mempertahankan level tertinggi setelah generasi emas mereka mulai memasuki penghujung karier.

Delapan Gol dan Rekor Baru

Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen terbaik Messi di level internasional.

Dengan koleksi delapan gol, ia finis di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak turnamen, hanya kalah dari Kylian Mbappé yang mengoleksi 10 gol.

Catatan tersebut menambah panjang daftar rekor yang telah ditorehkan Messi selama kariernya bersama tim nasional Argentina.

Ia juga menjadi salah satu pemain paling produktif sepanjang sejarah Piala Dunia dan terus memperkokoh statusnya sebagai ikon sepak bola global.

Advertisement

Malam yang Berakhir Pahit

Final melawan Spanyol berjalan sangat ketat.

Argentina mampu bertahan hingga 90 menit meski terus mendapat tekanan dari permainan dominan La Roja. Situasi menjadi semakin sulit ketika Enzo Fernández menerima kartu merah menjelang akhir waktu normal.

Bermain dengan 10 pemain membuat Argentina harus bekerja ekstra keras di babak tambahan waktu.

Messi tetap berusaha memimpin rekan-rekannya hingga menit terakhir, tetapi gol Ferran Torres pada menit ke-106 akhirnya memupus harapan Argentina mempertahankan trofi.

Saat peluit panjang dibunyikan, Messi terlihat berdiri beberapa saat di tengah lapangan sebelum memberikan apresiasi kepada para pendukung Argentina yang memenuhi stadion.

Warisan yang Tak Tergantikan

Terlepas dari hasil final, warisan Messi dalam sepak bola dunia tidak berubah.

Advertisement

Ia telah memenangkan hampir semua gelar bergengsi yang tersedia, termasuk Copa América, Finalissima, Liga Champions, Ballon d’Or, dan tentu saja Piala Dunia 2022.

Piala Dunia 2026 mungkin tidak berakhir dengan trofi kedua bagi Argentina, namun turnamen ini kembali menunjukkan bahwa Messi masih mampu bersaing di level tertinggi bahkan ketika banyak pemain seusianya sudah pensiun.

Bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia, Lionel Messi tidak hanya dikenang karena trofi dan statistik.

Ia dikenang karena cara bermainnya, visi yang luar biasa, kemampuan menciptakan momen-momen magis, serta dedikasinya kepada Argentina selama bertahun-tahun.

Akhir Sebuah Era?

Belum ada pernyataan resmi mengenai masa depan Messi bersama tim nasional setelah Piala Dunia 2026.

Namun banyak pengamat menilai final melawan Spanyol bisa menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

Advertisement

Jika benar demikian, maka Messi meninggalkan panggung terbesar sepak bola dengan kepala tegak.

Ia mungkin tidak mengangkat trofi pada malam terakhirnya di Piala Dunia, tetapi ia meninggalkan sesuatu yang lebih besar: sebuah warisan yang akan terus hidup dalam sejarah sepak bola dunia.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja