CYRUSTIMES, JAKARTA – Pasar saham Indonesia pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, diperkirakan masih bergerak hati-hati. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpeluang menguat terbatas, tetapi tekanan dari nilai tukar rupiah, arus dana asing, dan sentimen global masih membayangi pasar.
Sejumlah analis memperkirakan IHSG bergerak dalam fase konsolidasi setelah pada akhir pekan lalu sempat menguat. Investor masih mencermati apakah indeks mampu bertahan di atas area psikologis 5.900 atau kembali tertekan ke bawah level tersebut.
Kontan melaporkan, untuk perdagangan Senin, 13 Juli 2026, IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas dengan area support di level 5.904 dan resistance 5.939. Sentimen yang menjadi perhatian pasar berasal dari nilai tukar rupiah yang masih terdepresiasi dan pergerakan harga komoditas dunia.
IHSG Masih Rawan Volatil
Meski peluang penguatan terbuka, volatilitas pasar diperkirakan belum mereda. Kiwoom Sekuritas memproyeksikan selama IHSG bertahan di atas area 5.900, peluang penguatan masih terbuka menuju 5.987, kemudian 6.045 hingga 6.107. Sebaliknya, apabila IHSG kembali jatuh di bawah 5.900, indeks berisiko menguji area support 5.839–5.805.
Tekanan pasar tidak hanya berasal dari faktor teknikal. Arus keluar dana asing masih menjadi salah satu beban utama. Dalam laporan teknikal 9 Juli 2026, Kiwoom mencatat IHSG sebelumnya ditutup melemah 1,89 persen ke level 5.873,37 dan disertai aksi jual bersih asing, dengan akumulasi foreign net sell sepanjang 2026 mencapai sekitar Rp89,95 triliun.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar disarankan tetap selektif. Investor jangka pendek perlu disiplin menjaga batas kerugian, sementara investor jangka panjang perlu mencermati saham berfundamental kuat dan likuid.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Sejumlah analis juga memberikan rekomendasi saham untuk perdagangan Senin ini. Investor Daily mencatat MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 6.083–6.203, namun investor tetap perlu mencermati potensi koreksi.
Dalam publikasi MNCS Daily Scope Wave 13 Juli 2026, MNC Sekuritas mencatat IHSG menguat 0,20 persen ke level 5.942, namun masih disertai tekanan jual dan pergerakannya masih berada di bawah MA20. Saham yang dicermati antara lain BMRI, MINA, dan TAPG.
Pasar Menunggu Katalis Baru
Pada perdagangan hari ini, investor diperkirakan menunggu sejumlah katalis baru, termasuk arah rupiah, pergerakan bursa Asia, harga komoditas, serta sinyal kebijakan bank sentral global.
Jika sentimen regional membaik dan rupiah stabil, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas. Sebaliknya, tekanan jual dapat kembali muncul apabila indeks gagal bertahan di atas level 5.900.
Dengan kondisi tersebut, pasar saham 13 Juli 2026 diperkirakan belum sepenuhnya lepas dari tekanan. IHSG masih berpeluang menguat, tetapi ruang kenaikan diperkirakan terbatas dan rawan diwarnai aksi ambil untung.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.


Tinggalkan Balasan