Estimasi waktu baca: 3 menit

Investigasi Insiden Kesehatan Ratusan Calon Dokter Spesialis di Surabaya

CYRUSTIMES, SURABAYA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya bersama sejumlah institusi berwenang menguji sampel makanan guna menyelidiki penyebab ratusan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) yang mengalami keluhan kesehatan massal.

Insiden ini bermula ketika para peserta mengikuti kegiatan pra-pendidikan (Pradik) di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) lantai 7 RSUD Dr. Soetomo pada Senin, 28 September 2026. Kepala Bagian Umum RSUD Dr. Soetomo, Robeth Jabbar, menjelaskan bahwa total terdapat 172 peserta yang melaporkan keluhan kesehatan seperti mual, muntah, hingga pusing dari total 289 orang yang mengikuti rangkaian acara tersebut.

Menindaklanjuti situasi tersebut, pihak rumah sakit langsung mengambil langkah-langkah penanganan medis secara cepat. Peserta yang membutuhkan pertolongan darurat diarahkan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD), sementara mereka yang mengalami keluhan ringan diminta melakukan observasi mandiri untuk memantau kondisi masing-masing.

Koordinasi Pengujian Laboratorium Lintas Instansi

Untuk memastikan akar permasalahan, pihak rumah sakit tidak hanya memeriksa sisa konsumsi dari acara tersebut, tetapi juga mengambil spesimen langsung dari para pasien terdampak. Seluruh sampel makanan dan hasil usap rektal telah dikirim ke beberapa laboratorium guna menjalani pemeriksaan forensik yang mendalam.

Pengujian tersebut melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hasil uji dari berbagai instansi ini nantinya akan menjadi landasan penting bagi pihak rumah sakit dalam menentukan langkah penanganan serta kebijakan medis berikutnya.

Selain itu, pihak RSUD Dr. Soetomo juga telah menyampaikan laporan resmi terkait peristiwa ini kepada Dinas Kesehatan setempat. Sembari menunggu hasil laboratorium rampung, manajemen rumah sakit terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak FK Unair.

Evaluasi Penyelenggaraan dan Penanganan Korban

Koordinasi yang dilakukan bersama fakultas kedokteran mencakup pemantauan kondisi kesehatan para peserta didik serta evaluasi menyeluruh terhadap standar penyediaan konsumsi dalam kegiatan pradik. Langkah evaluasi ini dinilai krusial guna mencegah terulangnya kejadian serupa pada masa mendatang.

Sebagai bentuk antisipasi lanjutan, pihak penyelenggara memutuskan untuk meliburkan kegiatan pradik yang sedianya dilangsungkan pada keesokan harinya, Selasa, 29 September 2026. Peserta dengan gejala ringan diminta tetap siaga melakukan pemantauan kesehatan mandiri di kediaman masing-masing.

Bagi peserta yang memerlukan bantuan medis lanjutan tetapi mengalami kendala mobilitas, pihak rumah sakit telah menyiapkan fasilitas penjemputan khusus. Layanan tersebut dikoordinasikan melalui petugas Instalasi Keamanan, Ketertiban dan Perparkiran (IKKP) untuk mengantar peserta menuju fasilitas kesehatan.

Penanganan Medis Lanjutan dan Komitmen Pihak Terkait

Dari total 172 peserta yang sempat mengeluhkan gangguan kesehatan, sebagian besar telah mendapatkan arahan penanganan yang terukur. Sejumlah peserta yang sempat mendapat perawatan langsung di RSUD Dr. Soetomo, termasuk empat orang yang sempat menjalani pemeriksaan medis dan dua orang dalam tahap observasi, kini telah diperbolehkan pulang.

Selain itu, terdapat dua peserta lain yang sempat memperoleh penanganan medis di fasilitas kesehatan berbeda, yakni masing-masing satu orang di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dan satu orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soewandhie.

Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa transparansi penanganan dan hasil investigasi laboratorium akan dibuka kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Sementara itu, pihak universitas dijadwalkan menyampaikan keterangan resmi lanjutan melalui konferensi pers di lingkungan rumah sakit.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja