Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai
CYRUSTIMES, JAKARTA – Pemerintah mulai membuka pendaftaran seleksi sekolah kedinasan 2026 pada 18 Agustus 2026. Sebanyak 4.770 kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) disiapkan melalui jalur sekolah kedinasan tahun ini.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyebut jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi.
Pendaftaran dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi diminta memperhatikan pengumuman resmi dan mempersiapkan diri sejak awal.
4.770 Formasi CPNS Disiapkan
Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan pemerintah menyiapkan 4.770 formasi CPNS melalui jalur sekolah kedinasan pada 2026.
Formasi tersebut tersebar pada sembilan instansi pemerintah yang menaungi sekolah kedinasan.
Rinciannya meliputi:
- IPDN Kementerian Dalam Negeri: 1.410 formasi
- 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- Politeknik Keuangan Negara STAN: 1.000 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara: 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS: 564 formasi
- Politeknik Pengayoman Indonesia: 250 formasi
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 130 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara: 100 formasi
Total kebutuhan mencapai 4.770 formasi.
Pendaftaran Dimulai 18 Agustus
Badan Kepegawaian Negara menyatakan pendaftaran seleksi sekolah kedinasan 2026 dimulai pada 18 Agustus.
Informasi dan proses pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN. BKN juga meminta calon peserta memantau jadwal dan informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah.
Seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Sistem tersebut digunakan untuk menjaga proses seleksi agar berlangsung secara transparan dan mengurangi potensi kecurangan dalam proses penerimaan.
SKD Ditargetkan September 2026
Setelah proses pendaftaran, peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.
Pemerintah menargetkan pelaksanaan SKD sekolah kedinasan berlangsung pada September 2026.
Materi SKD terdiri atas tiga bagian utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah melewati SKD, peserta masih harus mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang jadwal dan ketentuannya diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Karena itu, calon peserta perlu membaca secara teliti persyaratan masing-masing sekolah sebelum menentukan pilihan.
Pemerintah Ingatkan Waspada Penipuan
Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.
Pemerintah menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan berdasarkan kemampuan peserta dan tidak menyediakan jalur khusus untuk menjamin kelulusan.
Peserta juga diminta tidak memberikan uang kepada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta dalam seleksi.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” kata Rini.
Bedakan CPNS Sekolah Kedinasan dan CPNS Umum
Pembukaan seleksi sekolah kedinasan perlu dibedakan dengan pembukaan CPNS umum 2026.
BKN sebelumnya telah menegaskan bahwa informasi mengenai pembukaan seleksi CPNS 2026 yang beredar melalui poster atau tautan tidak resmi harus diwaspadai.
Pada Juni 2026, BKN bahkan menyatakan poster yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 telah dibuka adalah hoaks. Informasi resmi mengenai seleksi CASN hanya diumumkan melalui kanal pemerintah dan portal SSCASN.
Dengan demikian, masyarakat yang menemukan informasi mengenai formasi CPNS 2026 sebaiknya terlebih dahulu memeriksa sumbernya.
Jangan langsung mengisi data pribadi atau mengakses tautan pendaftaran yang berasal dari situs tidak resmi.
Peluang Menjadi CPNS dari Sekolah Kedinasan
Seleksi sekolah kedinasan menjadi salah satu jalur yang dapat ditempuh masyarakat untuk mendapatkan kesempatan menjadi CPNS.
Dengan 4.770 formasi yang disediakan pemerintah pada 2026, persaingan diperkirakan tetap berlangsung ketat karena sejumlah sekolah kedinasan memiliki peminat yang tinggi.
Calon peserta perlu mempersiapkan kemampuan akademik, memahami materi SKD, serta memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan.
Pemerintah berharap proses seleksi sekolah kedinasan 2026 menghasilkan generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas dan disiplin untuk mengisi kebutuhan aparatur negara.
Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan