Estimasi waktu baca: 4 menit

Prabowo Tiba di Palangka Raya Kalteng

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) memasuki babak baru setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Kota Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

Kedatangan Presiden menjadi sinyal kuat bahwa persoalan karhutla di Kalimantan tidak lagi dipandang sebagai persoalan daerah semata. Setelah sebelumnya meninjau langsung kondisi karhutla di Kalimantan Barat, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Palangka Raya untuk melihat penanganan karhutla di Kalteng.

Agenda tersebut sekaligus memperlihatkan meningkatnya perhatian pemerintah pusat terhadap situasi karhutla di Kalimantan, khususnya ketika kebakaran dan kabut asap terus menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Dari Pontianak, Prabowo Bergerak ke Palangka Raya

Prabowo sebelumnya bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi untuk melihat langsung kondisi karhutla sekaligus memimpin percepatan penanganannya.

Di Kalimantan Barat, Presiden memimpin rapat penanganan karhutla di Mako Lanud Supadio. Dalam rapat tersebut, pemerintah memaparkan kondisi terkini serta langkah penanganan yang telah dilakukan bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG dan BPBD.

Setelah agenda di Kalimantan Barat, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan menuju Palangka Raya.

Kehadiran Prabowo di Kalteng membuat penanganan karhutla di provinsi ini mendapat perhatian langsung dari tingkat tertinggi pemerintahan.

Eskalasi Penanganan Mulai Terlihat

Kunjungan Presiden tidak berdiri sendiri. Sehari sebelumnya, pemerintah pusat telah menginstruksikan percepatan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.

Dalam perkembangan terbaru, pemerintah menyiapkan tambahan 1.500 personel serta enam helikopter untuk memperkuat operasi penanganan karhutla. Personel tambahan tersebut akan didatangkan dari luar Kalimantan.

Langkah tersebut memperlihatkan adanya pergeseran dari pola penanganan rutin menuju operasi yang lebih besar dan terkoordinasi.

Penanganan dilakukan melalui penguatan operasi darat, dukungan udara, patroli, pemadaman serta langkah lain yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Kalteng Sebelumnya Sudah Masuk Fase Eskalasi

Di Kalimantan Tengah, peningkatan kewaspadaan terhadap karhutla sebenarnya telah dilakukan sebelum kedatangan Presiden.

Pada 10 Agustus 2026, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengikuti rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi karhutla. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa fenomena El Nino berpotensi menyebabkan kondisi lebih kering hingga awal 2027.

Pemerintah juga memperkuat satgas darat dan udara, patroli, pemadaman serta operasi modifikasi cuaca. Sekitar 10.700 personel dari berbagai unsur disebut telah dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalteng.

Artinya, kedatangan Prabowo ke Palangka Raya terjadi ketika pemerintah daerah dan unsur terkait memang sedang menghadapi peningkatan ancaman karhutla.

Petuk Katimpun Jadi Salah Satu Titik Perhatian

Salah satu kawasan yang sebelumnya mendapat perhatian langsung pemerintah pusat adalah Petuk Katimpun, Palangka Raya.

Pada 19 Agustus 2026, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan tersebut.

Dalam kunjungan itu, rombongan melihat kondisi kawasan yang terdampak kebakaran sekaligus memantau upaya pengendalian api. Menteri Kehutanan bahkan turut serta dalam kegiatan pemadaman bersama petugas di lapangan.

Kini, hanya berselang beberapa hari, perhatian terhadap karhutla Kalteng kembali meningkat dengan kedatangan Presiden Prabowo.

Rangkaian kunjungan pejabat pusat tersebut menunjukkan bahwa kondisi lapangan di Kalteng menjadi bagian penting dalam respons pemerintah menghadapi karhutla Kalimantan.

Tantangan di Lapangan Belum Ringan

Di sejumlah wilayah Kalteng, pemadaman karhutla masih menghadapi persoalan medan yang sulit dan keterbatasan sumber air.

Di Kabupaten Kotawaringin Timur, misalnya, BPBD mencatat hingga 20 Agustus 2026 terdapat 401 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar lebih dari 1.394 hektare. Akumulasi hotspot di wilayah tersebut sejak Januari hingga 20 Agustus juga mencapai 6.139 titik.

Kondisi tersebut menggambarkan besarnya tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.

Sementara di Palangka Raya, petugas masih melakukan pemadaman di sejumlah titik. Pemerintah kota juga memobilisasi ekskavator untuk membantu penanganan karhutla di Kelurahan Petuk Katimpun.

Dengan kondisi tersebut, tambahan personel dan dukungan udara menjadi penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas.

Kedatangan Presiden Jadi Ujian Respons Pemerintah

Kedatangan Prabowo ke Palangka Raya pada akhirnya bukan sekadar agenda kunjungan kerja.

Kehadiran Presiden menempatkan penanganan karhutla Kalteng dalam sorotan yang lebih tinggi. Setelah melihat kondisi secara langsung di Kalimantan Barat, Presiden kini datang ke Kalteng untuk memastikan langkah penanganan berjalan di lapangan.

Bagi masyarakat Kalteng, perhatian tersebut tentu diharapkan berujung pada tindakan yang benar-benar terasa.

Pemadaman api, pengendalian titik panas, penanganan kabut asap, perlindungan masyarakat serta pencegahan kebakaran berulang menjadi pekerjaan yang harus berjalan bersamaan.

Terlebih, pemerintah sebelumnya telah memperingatkan potensi kondisi lebih kering akibat El Nino hingga awal 2027.

Karena itu, tantangan berikutnya bukan hanya bagaimana memadamkan api yang sudah muncul, tetapi bagaimana memastikan penanganan karhutla berlangsung konsisten setelah perhatian nasional kembali beralih.

Kedatangan Presiden Prabowo ke Palangka Raya menjadi penanda bahwa persoalan karhutla Kalteng kini mendapat eskalasi penanganan dari pemerintah pusat.

Masyarakat tentu menunggu hasil konkretnya: apakah tambahan kekuatan personel, armada udara dan koordinasi lintas lembaga mampu mempercepat pemadaman serta menekan ancaman kabut asap di Bumi Tambun Bungai.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja