Estimasi waktu baca: 1 menit

Palangka Raya- Puluhan Mahasiswa dari Universitas Palangka Raya dan Organisasi Mahasiswa melakukan aksi damai di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu 17 Mei 2023.

Puluhan mahasiswa tersebut membentangkan spanduk menuntut untuk mencabut undang-undang KUHP yang baru dan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus law dan RUU kesehatan

Advertisement

Bahkan mereka juga menuntut pemerintah untuk stop melakukan kriminalisasi terhadap Fatia dan Haris Azhar serta menuntut evaluasi izin dari PT BGA.

“Undang-undang cipta kerja sangat bermasalah sangat merugikan masyarakat,” Eks presiden BEM Fakultas Hukum UPR, Gusti Dede Agustie.

Advertisement

Mereka juga berteriak meminta anggota DPRD Kalteng untuk keluar dan menemui mereka.

“Kalau mereka tidak keluar kita yang akan masuk,” tegasnya.

 

Bahkan puluhan masa aksi melakukan pembakaran Ban di depan gerbang kantor DPRD Kalteng sebagai wujud kekecewaan atas sikap anggota dewan.

Sementara itu, ratusan aparat kepolisian mengamankan jalannya aksi damai di kantor DPRD Kalteng tersebut.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja