CYRUSTIMES, BENGKULU SELATAN – AKP (Purn) Tamsir Hasan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online Indonesia atau DPW IMO Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.
Terpilihnya mantan Kapolsek Seginim itu menjadi hasil utama Musyawarah Wilayah atau Muswil Pertama IMO Bengkulu yang digelar di Kayu Kunyit, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat, 26 Juni 2026.
Tamsir terpilih secara aklamasi setelah kandidat lain tidak mengembalikan formulir pencalonan kepada panitia hingga batas akhir menjelang pleno pemilihan calon ketua DPW.
“Dengan demikian kita putuskan Bapak Tamsir Hasan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IMO-Indonesia DPW Bengkulu periode 2026–2031,” kata pimpinan sidang Junaidi Hamid sembari mengetukkan palu sidang.
Dua kandidat yang sebelumnya diprediksi menjadi kompetitor juga menyatakan dukungan kepada Tamsir. Dukungan tersebut membuat pleno pemilihan berlangsung tanpa pemungutan suara.
Dalam sambutannya, Tamsir menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemilik suara yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin IMO-Indonesia DPW Bengkulu lima tahun ke depan.
“Tadi saya sudah dipilih bersama-sama dengan suara bulat. Itu harus jadi tanggung jawab bersama. Berarti mulai hari ini kita benar-benar sudah memasuki era baru, yakni kepengurusan yang lebih fair, saling melengkapi, dan bertanggung jawab,” ujar Tamsir.
Ingatkan Pengurus Tertib Berorganisasi
Tamsir menegaskan kepengurusan baru harus memperkuat soliditas dan ketertiban organisasi. Menurutnya, dukungan aklamasi tidak boleh berhenti pada forum Muswil, tetapi harus diwujudkan dalam kerja kolektif seluruh pengurus dan anggota.
Dewan Pendiri Kompolmas Intermedia Network sekaligus CEO Mandalanesia itu juga mengingatkan seluruh elemen pengurus DPW dan anggota se-Provinsi Bengkulu agar menjaga nama baik organisasi dan dunia pers.
“Ini organisasi lurus, bukan segerombolan gangster. Jangan jalan sendiri-sendiri bawa nama organisasi tanpa koordinasi, apalagi sampai berlawanan arah atau mencatut,” tegasnya.
Terpilihnya Tamsir sebagai Ketua DPW Bengkulu sekaligus menandai babak baru konsolidasi IMO-Indonesia di wilayah tersebut setelah sempat mengalami kevakuman kepengurusan.
IMO Diharapkan Perkuat Pers Daerah
Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Ketua Umum IMO-Indonesia Tan Ersanius menyampaikan bahwa Muswil bukan sekadar agenda administratif untuk memilih kepengurusan baru.
Menurut Yakub, Muswil merupakan forum strategis untuk merumuskan arah organisasi agar tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendukung agenda pembangunan bangsa.
Ia menilai arus informasi saat ini bergerak sangat dinamis seiring disrupsi digital yang berdampak besar terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, organisasi media dituntut aktif, kreatif, dan adaptif menghadapi berbagai tantangan.
“IMO-Indonesia tidak boleh hanya menjadi wadah formalitas belaka. Sebagai bagian dari instrumen perubahan, IMO-Indonesia wajib memberikan kontribusi nyata dan berdampak terhadap roda pembangunan daerah serta kemaslahatan sosial,” kata Yakub dalam sambutannya.
Yakub berharap IMO-Indonesia DPW Bengkulu terus menjalankan nilai-nilai organisasi dengan baik, termasuk memperkuat literasi publik dan kualitas pers daerah.
“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan kepengurusan terbaik ke depan melalui semangat baru untuk memajukan pers daerah, membesarkan organisasi, serta memberi sumbangsih nyata bagi daerah maupun negara,” ujarnya.
Sempat Vakum Sembilan Bulan
Tan Ersanius menjelaskan, Muswil pertama DPW Bengkulu seharusnya dilaksanakan sebelum 1 Oktober 2025. Tanggal itu merupakan batas akhir masa kepengurusan DPW Bengkulu hasil Pergantian Antar Waktu atau PAW tahun 2022.
Keterlambatan pelaksanaan Muswil membuat DPW Bengkulu sempat mengalami kevakuman hampir sembilan bulan, terhitung sejak 1 Oktober 2025 hingga Muswil terlaksana pada 26 Juni 2026.
Karena itu, Muswil dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat atau DPP IMO-Indonesia melalui panitia wilayah sebagai organizing committee yang telah terbentuk sejak Agustus 2025.
“IMO di Bengkulu punya sejarah panjang, berliku, dan unik. Organisasi ini hadir tidak sekadar merangkul perusahaan pers yang sudah ada, tetapi membidani lahirnya media-media lokal baru, mengangkat harkat dan martabat jurnalis daerah menjadi pelaku industri pers,” ungkap Ersan.
Menurut Ersan, soliditas anggota IMO Bengkulu tidak hanya dibangun karena kesamaan cara pandang dalam mengelola usaha pers, tetapi juga karena hubungan emosional yang kuat antaranggota.
Muswil tersebut dihadiri 9 dari 12 pemilik suara sah, ditambah satu suara dari DPP, serta sejumlah peserta peninjau dari unsur anggota yang belum terverifikasi.
Tiga Putusan Utama Muswil
Muswil Pertama IMO-Indonesia DPW Bengkulu menghasilkan tiga putusan utama tingkat wilayah.
Pertama, moratorium rekrutmen keanggotaan melalui program “Pewarta Naik Kelas”. Kedua, pencabutan subsidi biaya perpanjangan sewa pakai server tahunan. Ketiga, penarikan seluruh aset organisasi yang berada di luar kendali pengurus DPW yang sah.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah penataan organisasi di bawah kepemimpinan baru.
Komposisi Pengurus Baru
Berdasarkan perkembangan tim formatur, Sabtu, 27 Juni 2026, komposisi Pengurus IMO-Indonesia DPW Bengkulu periode 2026–2031 terdiri dari:
Ketua: AKP (Purn) Tamsir Hasan
Wakil Ketua: Giri Hartono
Sekretaris: Sofyan Iswandi
Bendahara: Bambang Julianto
Karo OKK: Doni AW
Karo Advokasi: Junaidi Hamid
Karo Pengembangan Usaha: Alfian
Karo Hubungan Antar Lembaga: Hardiyanto
Tamsir bukan sosok baru bagi IMO-Indonesia Bengkulu. Saat masih berdinas sebagai Kapolsek Seginim, ia pernah memfasilitasi pengukuhan Pengurus DPW di Aspol Seginim pada 1 Oktober 2020 atas izin Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata.
Setelah purna tugas, Tamsir membangun korporasi media siber di bawah naungan grup Kompolmas Intermedia Network yang kemudian bergabung sebagai anggota IMO-Indonesia.
Ia juga pernah mendapat mandat sebagai caretaker Ketua DPC Kabupaten Bengkulu Selatan pada masa transisi kepengurusan 2021–2022 dan kemudian didapuk sebagai Penasihat IMO DPC Bengkulu Selatan bersama Hidayat.
Terpilihnya Tamsir dinilai menegaskan kembali kedekatan hubungan emosional antara IMO-Indonesia dan Polri, sekaligus membuka babak baru konsolidasi organisasi media online di Provinsi Bengkulu.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.


Tinggalkan Balasan