Estimasi waktu baca: 3 menit

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melantik sejumlah pejabat baru dan meminta kepala OPD kreatif merancang program berdampak di tengah efisiensi anggaran.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran kembali melakukan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat. Sejumlah pejabat baru dilantik untuk mengisi posisi kepala dinas, kepala badan, dan jabatan pimpinan tinggi pratama lainnya. Pelantikan digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis malam, 25 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Agustiar menekankan pentingnya kepala organisasi perangkat daerah atau OPD mampu beradaptasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk menurunkan semangat kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan adanya efisiensi, saya bersyukur. Daerah lain boleh terganggu, tetapi saya rasa Kalteng tidak. Presiden ingin uang rakyat tepat sasaran, terukur, dan terencana,” kata Agustiar.

Menurut Agustiar, efisiensi anggaran bukan berarti semata-mata pemangkasan atau pemotongan. Kebijakan tersebut harus dipahami sebagai penataan agar penggunaan uang rakyat lebih terukur, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata.

Ia menjelaskan, dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD sekitar Rp5,4 triliun, setelah dikurangi berbagai komponen wajib seperti gaji pegawai, dana bagi hasil untuk kabupaten dan kota, serta dana bantuan operasional sekolah, anggaran yang dapat dikelola Pemprov Kalteng tersisa sekitar Rp1 triliun lebih.

Meski demikian, Agustiar menyatakan Pemprov Kalteng tetap optimistis dapat menjalankan program pembangunan melalui strategi penggunaan anggaran yang tepat.

“Kami optimistis bisa melaksanakan amanah dari uang yang sudah diberikan. Kita mesti memiliki strategi dalam penggunaannya, kepala OPD harus kreatif merancang program yang berdampak ke masyarakat di tengah anggaran terbatas,” tuturnya.

Rakyat Adalah Bosnya

Agustiar juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kalteng agar memahami kembali hakikat tugas sebagai pelayan masyarakat.

Ia menegaskan, pejabat pemerintah bukan pihak yang harus dilayani. Menurutnya, seluruh jabatan dan fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan publik.

“Kita semua adalah abdi negara, bukan bapak menjadi bosnya. Tetapi rakyatlah bosnya,” ujar Agustiar.

Menurut Agustiar, seluruh fasilitas dan anggaran yang digunakan pemerintah berasal dari keringat serta jerih payah masyarakat. Karena itu, setiap rupiah anggaran harus dipertanggungjawabkan secara baik.

Ia menegaskan, jabatan merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Agustiar juga mengingatkan agar tidak ada praktik transaksional dalam proses pemerintahan.

“Saya tidak mau mendengar ada transaksi. Tidak ada urusan-urusan begitu. Jabatan ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pejabat Diminta Hilangkan Ego Sektoral

Agustiar mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menempatkan pejabat sesuai kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan organisasi.

Penempatan tersebut dilakukan melalui proses uji kesesuaian atau job fit yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas baru, memahami tugas pokok dan fungsi, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal apabila setiap OPD masih bekerja dengan ego sektoral.

“Para pejabat yang baru dilantik harus mampu beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi, menghilangkan ego sektoral, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang produktif agar program pemerintah benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tandasnya.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Syahfiri sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bapperida Kalteng, Suyuti Syamsul sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah atau BKAD Kalteng, serta Anang Dirjo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng.

Selain itu, Eddy Karusman dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalteng, Akhmad Husain sebagai Kepala Dinas Sosial Kalteng, Adiah Candra Sari sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalteng, serta Sutoyo sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalteng.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.