Estimasi waktu baca: 4 menit

Bantuan Pangan Karhutla Mahasiswa Kalteng

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Pada penyaluran tahap kedua, bantuan diberikan kepada 3.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya.

Setiap mahasiswa menerima paket kebutuhan pokok berupa beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, dan gula satu kilogram. Jenis serta jumlah bantuan yang dibagikan sama dengan paket pada tahap pertama.

Penyaluran tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, serta sejumlah kepala perangkat daerah atau UPD di lingkungan Pemprov Kalteng.

Perhatian Pemerintah kepada Generasi Penerus

Penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.

Karhutla tidak hanya menimbulkan kabut asap dan menurunkan kualitas udara, tetapi turut memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Palangka Raya.

Pemerintah memandang mahasiswa sebagai kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian. Mereka merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya memiliki peran dalam pembangunan Kalimantan Tengah dan Indonesia.

Bantuan pangan diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari mahasiswa sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka tetap bersemangat menjalani pendidikan di tengah situasi karhutla.

Dua Tahap Menjangkau 6.500 Mahasiswa

Pada tahap pertama, Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan pangan kepada 3.500 mahasiswa. Sementara pada tahap kedua, jumlah penerima mencapai 3.000 mahasiswa.

Dengan demikian, total penerima bantuan pangan dalam dua tahap mencapai 6.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya.

Paket yang disalurkan pada kedua tahap memiliki komposisi sama, yakni beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, dan gula satu kilogram untuk setiap mahasiswa.

Penyaluran dilakukan melalui pendataan agar bantuan diterima mahasiswa terdampak yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Agustiar Minta Mahasiswa Ikut Menjaga Kalteng

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar sebagai generasi penerus daerah.

Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan pendidikan, tetapi juga diharapkan ikut menjaga Kalimantan Tengah, merawat kebersamaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Agustiar mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh berbagai isu yang dapat memecah persatuan.

Generasi muda harus mampu menyaring informasi, menjaga kerukunan, dan tidak ikut memperbesar persoalan yang berpotensi mengganggu kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.

Pesan tersebut dinilai penting karena mahasiswa merupakan kelompok terdidik yang diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Tetap Semangat Menjalani Pendidikan

Agustiar juga meminta mahasiswa tetap bersemangat menjalani pendidikan meskipun sedang menghadapi dampak karhutla dan berbagai keterbatasan lainnya.

“Semangat, ya,” pesan Agustiar kepada para mahasiswa.

Menurutnya, kondisi sulit tidak boleh menjadi alasan bagi mahasiswa untuk berhenti belajar dan menyerah dalam mengejar cita-cita.

Bantuan pangan yang diberikan pemerintah bukan hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan agar mahasiswa tetap fokus belajar dan menyelesaikan pendidikan.

Pemerintah berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia berkualitas.

Ingat Doa dan Perjuangan Orang Tua

Dalam sambutannya, Agustiar turut menyinggung perjuangan mahasiswa yang harus menempuh pendidikan jauh dari keluarga.

Ia mengingatkan agar mahasiswa selalu menghargai doa, pengorbanan, dan harapan orang tua yang menyertai perjalanan mereka dalam meraih cita-cita.

Pesan tersebut terutama ditujukan kepada mahasiswa yang berasal dari luar Kota Palangka Raya maupun luar Kalimantan Tengah dan harus tinggal jauh dari orang tua selama menjalani pendidikan.

Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan bagi mahasiswa untuk tetap bertahan dan menyelesaikan pendidikan.

Karena itu, mahasiswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Kesungguhan dalam belajar menjadi salah satu cara membalas perjuangan orang tua.

Disiapkan Menjadi Generasi Pembangunan

Agustiar berharap mahasiswa penerima bantuan dapat terus mengembangkan kemampuan dan kelak memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.

Perhatian kepada mahasiswa menjadi bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam mempersiapkan generasi penerus yang tangguh, berpendidikan, dan memiliki kepedulian terhadap daerah.

Mahasiswa juga diharapkan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah yang menjunjung falsafah Huma Betang.

Melalui penyaluran bantuan pangan tahap kedua tersebut, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat terdampak karhutla sekaligus menjaga semangat pendidikan generasi muda.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja