CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama musim hujan yang menyebabkan banyak wilayah tergenang air.

“Hampir setiap hari Palangka Raya diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama. Banyak wilayah tergenang, termasuk kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan bekas galian C yang meluap,” katanya di Palangka Raya, Senin.

Rana mengatakan genangan air sering dimanfaatkan anak-anak untuk bermain atau berenang, padahal lokasi tersebut sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan. Ia menilai banyak kasus terjadi ketika anak nekat berenang di area luapan air tanpa pengawasan orang tua. “Tidak sedikit korban jiwa anak-anak yang tenggelam di bekas galian C atau sungai yang dalam,” ujarnya.

Fenomena ini, menurutnya, terus berulang setiap musim hujan tiba. Pengawasan orang tua menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya insiden. Selain itu, edukasi kepada anak-anak penting agar mereka tidak bermain di sungai, genangan air, atau lubang galian yang dipenuhi air hujan.

“Kita semua harus peduli. Jangan sampai anak menjadi korban karena kelalaian orang dewasa,” katanya.

Rana juga meminta pihak kelurahan dan RT aktif memberikan sosialisasi bahaya bermain di area rawan banjir maupun galian dalam. Ia mendorong pemerintah kota memasang tanda peringatan atau menutup sementara titik-titik rawan luapan air.

“Ini bukan hanya soal keselamatan anak-anak, tetapi tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman selama musim hujan,” tutur Rana.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita