Estimasi waktu baca: 3 menit baca

Karhutla Desa Madara Barsel Kembali Dicek

CYRUSTIMES, BUNTOK – Tim gabungan dari Kepolisian Resor Barito Selatan (Polres Barsel), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kembali melakukan pengecekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (9/10/2026).

Pengecekan dilakukan setelah upaya pemadaman pada Kamis (8/10/2026). Tim kembali ke lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali, terutama pada lahan gambut yang kering dan berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.

Selain melakukan ground check atau pemeriksaan langsung di lapangan, tim gabungan juga menggunakan drone untuk memantau kondisi area yang terbakar dan membantu memastikan tidak muncul titik panas baru.

Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, upaya pemadaman dan pengecekan dilakukan selama dua hari karena kondisi lahan yang kering serta karakteristik gambut membuat penanganan api cukup sulit.

“Dalam dua hari ini upaya pemadaman karhutla terus dilakukan oleh tim pemadam kebakaran gabungan, baik dari Polres Barsel, TNI, BPBD, KPHL, MPA, dan rekan Dinkes serta lainnya di wilayah Desa Madara. Karena kekeringan dan gambut sehingga medan di lapangan sangat berat, hingga beberapa jam baru dapat dipadamkan semuanya,” kata Eko usai kegiatan.

Ia menjelaskan, tim kembali ke lokasi untuk memeriksa kondisi di dalam gambut sekaligus melakukan pemantauan menggunakan drone guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Api Sempat Menyebar hingga Dekat Jalan Raya

Berdasarkan keterangan di lapangan, api sempat sulit dipadamkan meskipun petugas telah melakukan penyemprotan secara intensif. Kondisi lahan yang kering menyebabkan api menyebar hingga area gambut yang padat dan mencapai sisi jalan utama.

Petugas kemudian membagi personel menjadi beberapa kelompok agar upaya pemadaman dapat dilakukan secara efektif. Setelah beberapa jam penanganan, api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Namun, setelah tim meninggalkan lokasi, muncul kembali informasi mengenai titik panas sehingga petugas kembali melakukan pemeriksaan pada Jumat.

Pengecekan tersebut bertujuan memastikan kondisi area bekas kebakaran, termasuk kemungkinan adanya bara yang masih tersimpan di dalam gambut.

Kapolres Imbau Warga Tidak Membakar Lahan

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Barsel didampingi Kepala Bagian Operasi (Kabagops) AKP Afif Hasan dan Kapolsek Dusun Selatan Iptu Sugito. Personel kepolisian bersama unsur TNI, BPBD, KPHL, MPA, serta unsur terkait lainnya melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.

Eko menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk mencegah kebakaran meluas, terutama ketika kondisi lahan mengering.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Polres Barito Selatan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan melalui call center 110 apabila menemukan adanya titik api, guna dilakukan pemadaman dengan cepat dan mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas lagi,” tegas Eko.

Pemantauan lanjutan dan pelaporan dini diharapkan membantu petugas mendeteksi kemunculan api lebih cepat serta mengurangi risiko kebakaran kembali di wilayah Barito Selatan.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja