Estimasi waktu baca: 3 menit

Pemko mulai memetakan kebutuhan ASN 2026–2027, sektor kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas utama.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mulai memetakan kebutuhan aparatur sipil negara untuk tahun anggaran 2026–2027. Sektor pelayanan dasar menjadi prioritas dalam usulan formasi calon pegawai negeri sipil atau CPNS.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, mengatakan usulan CPNS 2026–2027 akan difokuskan pada sektor krusial yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Advertisement

Fokus utama pemerintah kota berada pada bidang kesehatan dan pendidikan. Dua sektor ini dinilai masih membutuhkan tambahan tenaga agar pelayanan publik tidak terganggu akibat kekurangan personel.

“Sektor pelayanan dasar menjadi prioritas utama dalam pengusulan formasi tersebut, terutama pada bidang kesehatan dan pendidikan,” kata Fauzi, Jumat, 10 April 2026.

Kesehatan dan Pendidikan Mendesak

Fauzi menjelaskan, pemenuhan tenaga medis di puskesmas masih menjadi kebutuhan penting. Pemerintah kota ingin memastikan layanan kesehatan dasar dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Palangka Raya.

Advertisement

Selain tenaga kesehatan, kebutuhan guru di sekolah dasar dan menengah juga menjadi perhatian. Kekurangan tenaga pendidik berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran, terutama pada satuan pendidikan yang membutuhkan pemerataan guru.

Menurut Fauzi, pemetaan kebutuhan aparatur dilakukan agar rekrutmen CPNS tidak sekadar menambah jumlah pegawai, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan riil perangkat daerah.

Kebijakan ini juga diambil di tengah kondisi efisiensi anggaran. Karena itu, setiap usulan formasi harus dihitung secara cermat agar tidak membebani struktur belanja pegawai dan tetap memberi manfaat langsung bagi pelayanan masyarakat.

Advertisement

Tenaga Teknis Ikut Diperhatikan

Selain kesehatan dan pendidikan, Pemko Palangka Raya juga menaruh perhatian pada kebutuhan tenaga teknis. Sektor administrasi kependudukan dan infrastruktur masuk dalam daftar bidang yang akan dikaji.

Tenaga teknis di bidang administrasi kependudukan dibutuhkan untuk menjaga kualitas layanan dokumen masyarakat. Sementara sektor infrastruktur memerlukan dukungan aparatur yang mampu memperkuat perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan program pembangunan.

BKPSDM saat ini melakukan analisis beban kerja secara mendalam. Hasil analisis itu akan menjadi dasar penentuan jumlah formasi yang akan diajukan kepada pemerintah pusat.

Advertisement

“Langkah ini penting agar usulan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan tidak terjadi penumpukan pegawai di satu unit kerja saja,” jelas Fauzi.

Cegah Kekosongan Jabatan

Pemko juga mempertimbangkan jumlah pegawai yang akan memasuki masa purna tugas atau pensiun dalam dua tahun ke depan. Faktor ini menjadi penting agar tidak terjadi kekosongan jabatan pada posisi strategis.

Kekosongan aparatur di unit pelayanan dapat menghambat kerja perangkat daerah. Karena itu, proses pemetaan kebutuhan ASN harus dilakukan sejak awal agar pemerintah kota memiliki waktu menyiapkan regenerasi birokrasi.

Advertisement

Fauzi menilai rekrutmen CPNS 2026–2027 harus menjadi bagian dari perencanaan jangka menengah, bukan hanya respons terhadap kekurangan pegawai sesaat.

Dengan perencanaan yang tepat, Pemko Palangka Raya dapat menjaga kesinambungan pelayanan publik sekaligus memperkuat kualitas birokrasi.

Regenerasi Birokrasi

Usulan CPNS 2026–2027 diharapkan menjadi solusi regenerasi aparatur yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan Pemko Palangka Raya.

Advertisement

Namun, proses ini tetap bergantung pada hasil pemetaan kebutuhan, analisis beban kerja, serta persetujuan pemerintah pusat terhadap formasi yang diajukan.

Bagi masyarakat, prioritas pada pelayanan dasar menjadi sinyal penting. Pemerintah kota perlu memastikan formasi CPNS benar-benar diarahkan untuk memperkuat layanan yang paling dekat dengan kebutuhan warga, terutama kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, dan infrastruktur.

Dengan begitu, rekrutmen CPNS tidak hanya menjadi agenda kepegawaian, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan mutu pelayanan publik di Kota Palangka Raya.

Advertisement
Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement