Estimasi waktu baca: 5 menit

CYRUSTIMES, JAKARTAHarga emas Antam kembali menguat pada perdagangan terakhir sebelum akhir pekan. Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, harga emas Antam Logam Mulia ukuran 1 gram berada di level Rp2.690.000, naik Rp40.000 dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.650.000 per gram.

Karena perdagangan harga emas Antam tidak diperbarui pada Minggu, angka tersebut menjadi acuan harga pada Minggu, 9 Agustus 2026. Data resmi Logam Mulia mencatat harga dasar emas 1 gram Rp2.690.000, sedangkan harga setelah PPh 0,25 persen menjadi Rp2.696.725. 

Advertisement

Kenaikan ini membuat perhatian investor kembali tertuju pada pertanyaan klasik: apakah sekarang waktu yang tepat untuk membeli emas atau justru menunggu harga kembali terkoreksi?

Harga Emas Antam Naik Rp40.000

Kenaikan Rp40.000 dalam sehari membuat harga emas Antam 1 gram mencapai Rp2,69 juta.

Jika dibandingkan dengan posisi 1 Agustus 2026 sebesar Rp2.603.000 per gram, harga emas Antam telah naik sekitar Rp87.000 per gram dalam sepekan, atau sekitar 3,34 persen. 

Advertisement

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa emas masih menjadi salah satu instrumen yang diperhatikan investor ketika mencari aset untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Namun, kenaikan dalam waktu singkat juga membuat investor perlu lebih berhati-hati sebelum mengejar harga.

Harga Buyback Ikut Menguat

Tidak hanya harga jual, nilai buyback emas Antam juga mengalami kenaikan.

Harga buyback pada 8 Agustus 2026 tercatat Rp2.511.000 per gram, naik Rp50.000 dibandingkan sebelumnya Rp2.461.000. 

Dengan harga jual Rp2.690.000 dan buyback Rp2.511.000, terdapat selisih sekitar Rp179.000 per gram.

Selisih tersebut penting diperhatikan oleh investor, terutama jika tujuan pembelian adalah mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat.

Advertisement

Artinya, harga emas harus naik cukup jauh melewati harga pembelian agar investor dapat menutup selisih antara harga beli dan harga jual kembali.

Jadi, Beli Sekarang atau Tunggu?

Jawabannya sangat bergantung pada tujuan investasi dan jangka waktu.

Bagi investor yang membeli emas untuk jangka panjang, kenaikan harga dalam satu atau dua hari seharusnya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan.

Strategi pembelian secara bertahap atau dollar-cost averaging (DCA) dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengurangi risiko membeli seluruh emas ketika harga sedang berada di level tinggi.

Sebaliknya, investor yang mengejar keuntungan jangka pendek perlu lebih berhati-hati.

Kenaikan Rp40.000 sehari memang terlihat menarik, tetapi harga emas dapat bergerak dua arah. Membeli setelah kenaikan tajam tanpa memperhitungkan potensi koreksi dapat meningkatkan risiko.

Advertisement

Dengan kata lain, tidak ada kepastian bahwa harga akan terus naik setelah mencatat kenaikan harian.

Jangan Hanya Melihat Harga Jual

Salah satu kesalahan yang sering terjadi ketika melihat harga emas adalah hanya memperhatikan angka jual.

Investor juga perlu melihat harga buyback.

Pada posisi 8 Agustus, misalnya, harga jual Antam 1 gram mencapai Rp2.690.000, sementara harga buyback berada di Rp2.511.000.

Selisih Rp179.000 tersebut menjadi faktor yang harus diperhitungkan sebelum membeli.

Karena itu, emas fisik lebih cocok dipandang sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang dibandingkan sarana untuk mengejar keuntungan dalam hitungan hari.

Advertisement

Harga Emas Dunia Masih Jadi Perhatian

Pergerakan harga emas Antam juga tidak terlepas dari kondisi pasar emas global.

Pada akhir pekan ini, harga emas dunia bergerak di atas level US$4.350 per troy ounce, menjadi salah satu faktor yang ikut menopang harga emas domestik. 

Pergerakan harga emas global dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi dunia, arah kebijakan suku bunga, nilai dolar AS, ketidakpastian geopolitik, serta permintaan terhadap aset safe haven.

Karena itu, investor perlu melihat lebih dari sekadar perubahan harga emas Antam dalam satu hari.

Strategi yang Bisa Dipertimbangkan Investor

Bagi investor yang baru ingin mulai membeli emas, kenaikan harga tidak selalu berarti harus menunggu sampai harga turun tajam.

Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah membeli secara bertahap.

Sebagai contoh, investor dapat membagi dana investasi menjadi beberapa bagian dan melakukan pembelian pada waktu berbeda. Strategi tersebut membuat investor tidak mempertaruhkan seluruh dana pada satu titik harga.

Sementara itu, investor yang sudah memiliki emas dapat menentukan target investasi berdasarkan tujuan keuangan masing-masing.

Jika emas dibeli untuk kebutuhan jangka panjang, fluktuasi harian sebaiknya tidak menjadi alasan utama untuk mengambil keputusan.

Sebaliknya, apabila dana akan digunakan dalam waktu dekat, investor perlu memperhitungkan risiko penurunan harga dan spread antara harga beli dengan buyback.

Harga Emas Antam 1 Gram hingga 100 Gram

Berdasarkan data Logam Mulia pada 8 Agustus 2026, harga dasar emas Antam antara lain:

UkuranHarga dasar
0,5 gramRp1.395.000
1 gramRp2.690.000
2 gramRp5.320.000
3 gramRp7.965.000
5 gramRp13.225.000
10 gramRp26.395.000
25 gramRp65.862.000
50 gramRp131.525.000
100 gramRp262.970.000

Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum perhitungan PPh 0,25 persen yang tercantum pada laman Logam Mulia. 

Kesimpulan: Jangan Terburu-buru Mengejar Harga

Kenaikan harga emas Antam menjadi Rp2,69 juta per gram menunjukkan bahwa emas masih berada dalam tren yang kuat.

Namun, investor sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya karena melihat harga sedang naik.

Untuk investasi jangka panjang, pembelian bertahap dapat menjadi pilihan yang lebih terukur. Sementara untuk investor jangka pendek, menunggu momentum harga yang lebih menarik bisa menjadi pertimbangan, terutama karena terdapat spread antara harga jual dan buyback.

Yang paling penting, keputusan membeli emas perlu disesuaikan dengan tujuan investasi, kemampuan keuangan dan toleransi risiko masing-masing.

Harga emas juga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Data harga terbaru sebaiknya selalu diperiksa melalui kanal resmi Logam Mulia Antam⁠ sebelum melakukan transaksi. 

Catatan: Artikel ini bersifat informasi, bukan rekomendasi investasi personal.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja