CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melantik dan mengambil sumpah janji jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Prosesi pelantikan ini berlangsung di Ruang Rapat Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (05/01/2026). Langkah ini diambil sebagai penanda dimulainya kalender kerja baru untuk meningkatkan performa birokrasi daerah.
Fairid Naparin menyampaikan, rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi rutin antarpegawai. Agenda ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk penyegaran organisasi sekaligus pemberian peluang promosi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat.
“Sejumlah posisi yang kosong tetap diisi Plt agar fungsi pelayanan tetap optimal. Pejabat yang baru dilantik akan menjalankan tugas di dinas sebelumnya sebagai Plt sampai ada pejabat definitif,” ujar Fairid.
Daftar Pejabat Baru yang Dilantik
Mutasi kali ini menggeser beberapa kepala dinas untuk menempati posisi baru di sekretariat daerah dan instansi taktis lainnya. Para pejabat yang mendapatkan mandat baru tersebut di antaranya:
Yohn Benhur G Pangaribuan, jabatan lama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dilantik menjadi Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya.
Jayani (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian), dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Jayani (Kepala Dinas Pendidikan), dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Palangka Raya.
Riduan, jabatan lama Kepala Dinas Sosial, kini ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Pengisian Jabatan Lowong Melalui Plt
Untuk menjaga stabilitas operasional pada instansi yang ditinggalkan, Fairid menugaskan keempat pejabat yang baru dilantik tersebut untuk mengisi kekosongan posisi sementara waktu. Mereka akan merangkap tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas di tempat lama mereka sampai ada pejabat definitif yang terpilih.
Fairid mengungkapkan, surat izin pelaksanaan pelantikan ini sebenarnya telah dikantongi oleh pemerintah kota sejak pertengahan Desember 2025. Namun, pihak manajemen sengaja memilih awal Januari sebagai momentum yang tepat agar proses transisi anggaran dan program kerja tahunan tetap berjalan selaras tanpa hambatan administratif.
Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita
