Saifullah mengatakan tidak bermaksud untuk viral. “Kalau bisa memilih, saya lebih baik tidak viral. Saya hanya ingin menjadi konten kreator biasa,” ujarnya. Dia juga membantah adanya niatan khusus dalam pembuatan video tersebut.
“Saya sadar telah ceroboh dalam mengambil narasumber. Dalam pandangan saya, saya tidak menjatuhkan siapapun, tetapi saya tidak tahu dalam kacamata pandangan lain,” jelasnya. Saifullah mengakui menambahkan “bumbu-bumbu komedi” dalam videonya, namun tanpa niat untuk menjatuhkan.
Saifullah telah mengklarifikasi dan meminta maaf melalui video yang diunggahnya. Dia mengatakan masih menunggu hasil sidang adat yang akan dilaksanakan pada hari Jumat setelah salat Jumat. “Saya berharap bisa bertemu dengan Gubernur Kalteng Agustiar untuk menyalami beliau dan memohon maaf secara langsung,” pungkasnya.
Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita

1 Komentar
I love how you explained this so clearly. Subscribed for more!
Komentar ditutup.