Estimasi waktu baca: 4 menit

Musik dan Teater Berkeliling Palangkaraya

CYRUSTIMES, PALANGKARAYA Dua kekuatan seni asal Kalimantan Tengah, NAVYRA BAND dan Borneo Art Play, menyatukan musik dan teater dalam tur independen bertajuk “Pentas Keliling Kota Palangkaraya”. Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari, mulai 24 hingga 31 Agustus 2026, dengan menyambangi sejumlah ruang alternatif dan kantong komunitas di Kota Palangkaraya.

Tur tersebut menghadirkan perjumpaan lintas disiplin antara karya musik NAVYRA BAND dan pertunjukan teater Borneo Art Play. Konsepnya tidak mengandalkan panggung formal, tetapi membawa pertunjukan lebih dekat dengan komunitas dan masyarakat di berbagai ruang kota.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam tur ini adalah penampilan eksklusif lagu “NYA” dari NAVYRA BAND.

Lagu tersebut merupakan karya Fathur Razaq yang berperan sebagai vokalis, gitaris sekaligus pencipta lagu NAVYRA BAND. “NYA” mengangkat keresahan tentang pencarian jati diri, perjalanan bertumbuh, serta dinamika manusia dalam mengejar cita-cita dan cinta.

Pada akhirnya, perjalanan tersebut diarahkan pada kesadaran bahwa seluruh proses kehidupan akan kembali kepada-NYA.

Karya tersebut juga memiliki sentuhan etnik melalui penggunaan instrumen tradisional Sape, yang memberikan warna tersendiri pada musik NAVYRA.

“NYA” menjadi karya ketujuh NAVYRA BAND setelah enam lagu sebelumnya telah dirilis di berbagai platform digital. Lagu tersebut sekaligus diposisikan sebagai karya penutup yang melengkapi album “Ruang Rasa Ruang Waktu”.

Melalui tur ini, masyarakat Palangkaraya mendapat kesempatan mendengarkan “NYA” sebelum lagu tersebut dirilis secara resmi kepada publik.

Borneo Art Play Bawa “Tuan Berjas Beludru dan Ceritanya”

Sementara itu, Borneo Art Play menghadirkan pertunjukan teater “Tuan Berjas Beludru dan Ceritanya” yang dibawakan oleh Abdul Khafidz.

Pertunjukan tersebut menawarkan pendekatan yang berbeda karena narasinya merespons ruang tempat pertunjukan berlangsung. Dengan demikian, lokasi bukan sekadar tempat pementasan, tetapi menjadi bagian dari pengalaman pertunjukan.

Karya tersebut juga menjadi bagian dari program “KANIH KATE & NONTON TEATER DI AKHIR PEKAN” yang digagas Borneo Art Play.

Konsep tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk menikmati teater secara lebih dekat dan dalam suasana yang tidak selalu identik dengan gedung pertunjukan konvensional.

Membawa Seni ke Ruang Alternatif

“Pentas Keliling Kota Palangkaraya” digagas secara independen oleh para seniman yang terlibat.

Tur ini menjadi upaya mempertemukan karya seni dengan masyarakat secara langsung sekaligus menghidupkan ruang-ruang alternatif yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem komunitas kreatif di Palangkaraya.

Selama delapan hari, pertunjukan dijadwalkan menyambangi sejumlah kantong komunitas dan ruang alternatif di berbagai sudut kota.

Konsep tersebut memungkinkan musik dan teater hadir lebih dekat dengan penonton tanpa sekat panggung formal.

Bagi NAVYRA BAND dan Borneo Art Play, perjumpaan lintas disiplin ini tidak hanya menjadi agenda pertunjukan, tetapi juga ruang untuk memperluas jejaring dan memperkuat gerakan seni independen di Kalimantan Tengah.

Seni sebagai Ruang Perjumpaan

Kolaborasi tersebut membawa gagasan bahwa musik dan teater dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai pengalaman manusia.

Melalui musik, penonton diajak menyelami keresahan dan perjalanan pencarian makna dalam “NYA”. Sementara melalui teater, “Tuan Berjas Beludru dan Ceritanya” menawarkan pengalaman naratif yang beradaptasi dengan ruang dan situasi pertunjukan.

Keduanya bertemu dalam satu rangkaian tur yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.

Lebih dari sekadar hiburan, “Pentas Keliling Kota Palangkaraya” diharapkan dapat memperkuat ekosistem seni pertunjukan yang inklusif sekaligus memperluas ruang bagi seniman independen untuk berkarya.

Seni juga ditempatkan sebagai medium untuk menumbuhkan empati dan memperdalam rasa, baik dalam hubungan keluarga, pasangan maupun dalam proses manusia memahami kehidupan.

Jadwal Pentas Keliling Kota Palangkaraya

  • Waktu: 24–31 Agustus 2026
  • Lokasi: Kantong komunitas dan ruang alternatif di Kota Palangkaraya
  • Kolaborasi: NAVYRA BAND dan Borneo Art Play
  • Musik: “NYA” karya Fathur Razaq
  • Teater: “Tuan Berjas Beludru dan Ceritanya” karya Abdul Khafidz
  • Program Borneo Art Play: KANIH KATE & NONTON TEATER DI AKHIR PEKAN

Informasi mengenai rangkaian kegiatan dapat dipantau melalui akun Instagram @navyraband dan @borneo.artpay.

Kehadiran tur ini sekaligus memperlihatkan geliat seni independen di Palangkaraya yang terus mencari bentuk baru dalam mempertemukan karya, ruang dan masyarakat.

Dengan membawa musik dan teater berkeliling kota, NAVYRA BAND dan Borneo Art Play mencoba menghadirkan panggung yang lebih dekat—bukan hanya untuk ditonton, tetapi juga menjadi ruang untuk merasakan dan mengalami karya seni secara langsung.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja