Estimasi waktu baca: 1 menit

SITUBONDO – Polemik dugaan praktik “pinjam bendera” CV Pira dalam proyek di lingkungan RSUD Abdoer Rahem Situbondo hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Direktur RSUD Abdoer Rahem belum memberikan tanggapan secara terbuka terkait persoalan tersebut.

Sikap diam alias bungkam itu menjadi sorotan, mengingat PPK memiliki peran penting dalam pelaksanaan dan pengawasan kegiatan proyek. Klarifikasi dari pihak rumah sakit dinilai diperlukan agar publik memperoleh informasi yang jelas mengenai siapa sebenarnya pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Sebelumnya, muncul dugaan bahwa CV Pira hanya digunakan sebagai “bendera” dalam proyek rehabilitasi gedung radiologi untuk kebutuhan CT Scan. Dugaan tersebut muncul setelah terdapat pihak yang menyebut proyek tersebut berkaitan dengan seseorang bernama Arul. Namun, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan klarifikasi serta pembuktian dari pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini ditulis, PPK sekaligus Direktur RSUD Abdoer Rahem, Sudarmono, belum memberikan penjelasan mengenai dugaan tersebut.

Diamnya pihak yang memiliki kewenangan dalam proyek ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Apakah benar tidak ada persoalan, atau justru ada sesuatu yang belum terbuka? Jangan – jangan ada persekongkolan alias kongkalikong?

Bersambung. . . .

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja