“Terlepas dari dampak yang terjadi saat ini, kita harus melihat lebih jauh, bagaimana efek dari pembangunan ini di masa mendatang. Dikhawatirkan masyarakat lokal setempat terpinggirkan, serta potensi terhadap kerusakan sumber daya laut dan pesisir di lingkungan sekitar,”ujarnya.
Lanjut Oktaria, hal ini merupakan persoalan yang serius, danĀ masyarakat Indonesia harus bekerja sama, berbondong-bondong untuk menyuarakan persoalan ini, sehingga bisa memperoleh perhatian yang lebih besar, terutama penyebaran informasi di media sosial.
“Seperti semboyan pada umumnya āno viral, no justiceā, maka kita perlu mengawal isu ini secara bersama-sama. Agar pembangunan PIK 2Ā berjalan dengan mengakomodir berbagai hak dan kepentingan masyarakat, serta lingkungan, dengan demikian sekali lagi secara tegas PSN tersebut harus disetop dan dievaluasi secara menyeluruh,”pungkasnya.
