Dompet Dhuafa Buka Rumah Aman Asap di Palangka Raya
CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Dompet Dhuafa menghadirkan Rumah Aman Asap atau Safe House di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 31 Agustus 2026 tersebut menyediakan tempat perlindungan sementara dengan kualitas udara dalam ruangan yang lebih terjaga, sekaligus layanan pemeriksaan kesehatan dasar bagi warga terdampak.
Rumah Aman Asap Dompet Dhuafa berlokasi di Ma’had As Syafi’i, tepat di samping Kantor Samsat Palangka Raya. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut setiap Senin hingga Sabtu.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah, Puji Siswanto, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut hadir untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.
“Safe House tersedia seperti adanya pendingin ruangan, tenaga kesehatan siaga, layanan oksigen, pemeriksaan saturasi oksigen, pemeriksaan tekanan darah, nutrisi dan vitamin hingga obat-obatan dasar,” ujar Puji dalam keterangan tertulisnya.
Rumah Aman Asap Catat 95 Kunjungan
Sejak mulai beroperasi pada 31 Agustus hingga 18 Oktober 2026, Rumah Aman Asap Dompet Dhuafa mencatat sebanyak 95 kunjungan.
Menurut Puji, jumlah tersebut menunjukkan bahwa masyarakat telah memanfaatkan fasilitas perlindungan sementara sekaligus layanan kesehatan yang tersedia.
“Sejak program dimulai pada 31 Agustus 2026 hingga 18 Oktober 2026, Rumah Aman Asap telah mencatat 95 kunjungan,” ungkapnya.
Keberadaan fasilitas ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung sementara dari paparan kabut asap.
Anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat dengan riwayat gangguan pernapasan termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla.
Dompet Dhuafa Salurkan Ribuan Masker
Selain mengoperasikan Rumah Aman Asap, Dompet Dhuafa juga menjalankan berbagai kegiatan tanggap darurat karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan data lembaga tersebut hingga 20 Oktober 2026, tim Dompet Dhuafa telah melaksanakan kegiatan pemadaman di 22 titik kebakaran.
Lembaga filantropi itu juga melaporkan 112 layanan kesehatan, pendistribusian 518 paket makanan siap saji, serta pembagian 2.741 masker kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan penanganan karhutla tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Pontianak.
Sementara di Kalimantan Tengah, kegiatan berlangsung di wilayah Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, dan Palangka Raya.
Dompet Dhuafa juga melakukan kegiatan penanganan dampak karhutla di wilayah Riau dan Sumatera Selatan.
Selain layanan kesehatan, kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian meliputi penyediaan air bersih serta dukungan terhadap upaya pemadaman kebakaran.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa berupaya membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan






Tinggalkan Balasan