Estimasi waktu baca: 3 menit baca

Indonesia Perkuat Kesiapan Keamanan Siber

CYRUSTIMES, JAKARTA – Meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di lingkungan bisnis mendorong perhatian terhadap keamanan data, tata kelola teknologi, dan kesiapan menghadapi ancaman siber di Indonesia.

Isu tersebut akan menjadi pembahasan dalam AI & Cybersecurity Executive Forum (AICX) 2026 yang diselenggarakan ITSEC Asia pada 20 Oktober 2026 di Bali Beach Convention, Sanur, Bali. Forum ini merupakan bagian dari Bali Tech Week 2026 yang berlangsung pada 19–23 Oktober.

Berdasarkan laporan ANTARA pada Jumat (9/10/2026), forum tersebut dijadwalkan mempertemukan pemerintah, regulator, serta sekitar 600 pemimpin perusahaan dan pengambil keputusan senior dari berbagai sektor.

Pembahasan akan mencakup tata kelola AI, perlindungan data, ketahanan siber, kedaulatan digital, kesiapan menghadapi komputasi kuantum, dan kebutuhan tenaga ahli untuk mendukung ekonomi digital Indonesia.

Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan penggunaan AI telah berkembang dari tahap eksperimen menjadi bagian dari aktivitas bisnis sehari-hari.

“AI sudah bergerak dari tahap eksperimen menjadi bagian dari kegiatan bisnis sehari-hari. Pertanyaan bagi para pemimpin sekarang bukan lagi apakah organisasi akan menggunakan AI, tetapi bagaimana menggunakannya secara aman, bertanggung jawab dan tetap memberikan nilai nyata bagi bisnis,” kata Patrick, dikutip ANTARA.

Keamanan Data Menjadi Perhatian

Pemanfaatan AI dapat membantu perusahaan mengolah data, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempercepat pengambilan keputusan. Namun, penerapannya juga menuntut pengawasan yang memadai agar sistem digunakan secara aman dan bertanggung jawab.

Perusahaan perlu memperhatikan perlindungan data, pengendalian akses, pengawasan penggunaan AI, serta kejelasan tanggung jawab ketika teknologi tersebut digunakan dalam proses bisnis.

Perubahan teknologi juga memengaruhi kebutuhan sistem keamanan siber. Organisasi perlu mengevaluasi kemampuan pertahanan digitalnya secara berkala agar perlindungan data dan sistem operasional dapat mengikuti perkembangan risiko.

AICX 2026 dirancang untuk mempertemukan pengambil keputusan dari sektor pemerintahan, jasa keuangan, telekomunikasi, teknologi, energi, manufaktur, dan industri lain yang tengah mempercepat transformasi digital.

Komputasi Kuantum Masuk Agenda Pembahasan

Selain AI dan keamanan siber, forum tersebut juga akan membahas kesiapan menghadapi perkembangan komputasi kuantum.

Teknologi komputasi kuantum berpotensi mengubah kemampuan pemrosesan informasi dan menjadi pertimbangan jangka panjang bagi sistem keamanan digital. Karena itu, kesiapan organisasi tidak hanya berkaitan dengan teknologi yang digunakan saat ini, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan berikutnya.

Agenda lainnya meliputi penguatan tata kelola teknologi, kedaulatan digital, penerapan AI di perusahaan, serta pengembangan talenta yang dibutuhkan untuk mendukung ekonomi digital.

Patrick menilai keputusan terkait AI, keamanan siber, data, dan sumber daya manusia semakin saling berkaitan. Menurutnya, organisasi perlu memastikan bahwa penerapan teknologi didukung sistem keamanan, tata kelola, dan tenaga kerja yang memiliki kompetensi memadai.

Melalui AICX 2026, ITSEC Asia ingin mendorong pembahasan mengenai pemanfaatan AI yang mempertimbangkan manfaat bisnis sekaligus risiko, kesiapan organisasi, dan dampaknya bagi Indonesia.

Forum tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 di Sanur, Bali, sebagai bagian dari agenda Bali Tech Week. Pembahasannya diharapkan menjadi ruang pertukaran pandangan antara pemerintah, regulator, dan industri mengenai kebutuhan keamanan serta tata kelola di tengah percepatan adopsi teknologi digital.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja