CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Keberlanjutan program Beasiswa Kalteng Berkah pada Tahun Anggaran 2027 mendapat perhatian serius DPRD Kalimantan Tengah karena kebutuhan pembiayaannya harus dipastikan sejak awal.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng Sugiyarto menyampaikan kekhawatiran tersebut, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Sugiyarto, proyeksi kemampuan anggaran 2027 hanya mengalami kenaikan terbatas.
Postur anggaran disebut bergerak dari kisaran Rp5,2 triliun menjadi sekitar Rp5,4 triliun.
Kenaikan tersebut harus menampung berbagai kebutuhan pembangunan sekaligus membiayai program pendidikan yang telah berjalan.
DPRD khawatir alokasi beasiswa tidak mencukupi apabila jumlah kebutuhan mahasiswa penerima tidak dihitung secara menyeluruh sejak awal.
Pemerintah diminta memastikan bantuan pendidikan tidak hanya tersedia untuk beberapa semester kemudian berhenti karena kekurangan anggaran.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan besar bagi mahasiswa yang menggantungkan pembiayaan kuliahnya pada program pemerintah.
Karena itu, total kebutuhan seluruh penerima diminta dihitung sampai masa bantuan selesai.
Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 saat itu masih berlangsung sehingga angka final program belum ditetapkan.
DPRD menyatakan akan terus mengawal postur anggaran pendidikan agar program Beasiswa Kalteng Berkah 2027 memperoleh kepastian pendanaan.
Program tersebut dinilai memiliki peranan penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalteng.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.
Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan