Estimasi waktu baca: 4 menit

Pasokan RAM Menipis, Harga HP dan Laptop Berpotensi Naik

CYRUSTIMES, JAKARTA – Industri elektronik global menghadapi tekanan kenaikan biaya setelah pasokan chip memori semakin ketat di tengah pesatnya pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Permintaan memori berkecepatan tinggi untuk server AI membuat produsen chip memprioritaskan produk dengan nilai jual dan margin lebih besar. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi ketersediaan DRAM konvensional yang digunakan pada telepon seluler, laptop, komputer, konsol gim, dan perangkat elektronik lainnya.

Kenaikan harga komponen tidak selalu langsung diteruskan seluruhnya kepada konsumen. Namun, produsen perangkat dapat merespons dengan menaikkan harga jual, mengurangi kapasitas RAM atau penyimpanan, membatasi diskon, hingga mengurangi produksi varian murah.

Mengapa AI Memicu Krisis RAM?

Pusat data AI membutuhkan High Bandwidth Memory atau HBM dalam jumlah besar agar prosesor AI dapat mengolah data dengan cepat.

HBM dibuat menggunakan kapasitas produksi dan sumber daya yang juga berkaitan dengan pembuatan DRAM. Karena permintaan HBM dan memori server meningkat, produsen cenderung mengalokasikan lebih banyak kapasitas untuk kedua produk tersebut.

HBM dan memori server diperkirakan menyerap sekitar 51 persen pasokan bit DRAM global sepanjang 2026. Akibatnya, ruang produksi untuk DRAM konvensional yang digunakan perangkat konsumen menjadi semakin terbatas.

Pembangunan pabrik serta penambahan kapasitas produksi chip memerlukan investasi besar dan waktu panjang. Produsen tidak dapat meningkatkan pasokan dalam waktu singkat ketika permintaan melonjak.

Harga DRAM dan NAND Terus Naik

Harga kontrak DRAM konvensional tercatat meningkat sekitar 93 hingga 98 persen secara kuartalan pada tiga bulan pertama 2026.

Kenaikan tersebut diperkirakan berlanjut, meskipun lajunya mulai melambat karena produsen HP dan komputer menghadapi batas kemampuan konsumen dalam menerima harga lebih tinggi.

Pada kuartal ketiga 2026, harga kontrak DRAM konvensional diproyeksikan kembali naik sekitar 13 hingga 18 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Tekanan serupa terjadi pada NAND Flash, komponen yang digunakan sebagai media penyimpanan pada SSD dan telepon seluler. Harga kontrak NAND diperkirakan naik sekitar 10 hingga 15 persen secara kuartalan.

NAND bukan RAM, tetapi kenaikan harga kedua komponen secara bersamaan dapat memperbesar biaya produksi HP, laptop, tablet, konsol gim, dan perangkat penyimpanan.

Dampak pada Harga HP dan Laptop

Krisis pasokan memori berpotensi memengaruhi pasar perangkat konsumen melalui sejumlah cara.

Produsen dapat menaikkan harga jual untuk mempertahankan keuntungan. Pilihan lainnya adalah menjual perangkat dengan harga sama, tetapi menggunakan kapasitas RAM atau penyimpanan lebih rendah.

Promosi dan potongan harga juga berpotensi dikurangi. Sementara itu, produsen dapat memusatkan produksi pada perangkat kelas menengah dan premium yang memberikan margin keuntungan lebih besar.

Akibatnya, konsumen mungkin tidak selalu menemukan kenaikan harga secara langsung. Dampak krisis RAM juga dapat terlihat melalui berkurangnya pilihan perangkat murah atau spesifikasi yang lebih rendah pada tingkat harga yang sama.

Perangkat Murah Paling Rentan

HP dan laptop kelas pemula diperkirakan menjadi kelompok yang paling rentan menghadapi tekanan kenaikan biaya.

Perangkat murah memiliki margin keuntungan lebih tipis. Kenaikan harga RAM dan penyimpanan menjadi lebih sulit diserap oleh produsen tanpa mengubah harga atau spesifikasi produk.

Biaya keseluruhan komponen perangkat elektronik sebelumnya diperkirakan dapat meningkat sedikitnya 5 hingga 7 persen sepanjang 2026. Besarnya dampak berbeda untuk setiap produk, tergantung kapasitas memori, kontrak pemasok, dan strategi masing-masing produsen.

Perangkat dengan kapasitas RAM dan penyimpanan besar kemungkinan menghadapi tekanan biaya lebih tinggi dibandingkan model dasar.

Apakah Harga Perangkat di Indonesia Pasti Naik?

Kenaikan harga chip global belum tentu langsung membuat seluruh HP dan laptop di Indonesia menjadi lebih mahal.

Harga ritel turut ditentukan oleh nilai tukar rupiah, persediaan distributor, kontrak pembelian komponen, permintaan pasar, biaya impor, serta persaingan antarprodusen.

Stok perangkat yang telah berada di gudang juga mungkin masih menggunakan komponen yang dibeli sebelum lonjakan harga. Karena itu, kenaikan dapat muncul secara bertahap ketika distributor dan produsen mulai memasukkan produk baru.

Perubahan harga perangkat di Indonesia juga tidak dapat dikaitkan hanya dengan krisis RAM. Pelemahan nilai tukar atau kenaikan biaya distribusi dapat memperbesar dampaknya.

Krisis Diperkirakan Berlanjut hingga 2027

Pasokan memori diperkirakan tetap ketat hingga 2027 karena kebutuhan pusat data AI terus meningkat.

Permintaan server DRAM, HBM, dan penyimpanan pusat data diproyeksikan tetap kuat. Sebagian besar kapasitas produksi produsen juga telah dialokasikan melalui kontrak jangka panjang.

Kondisi tersebut membuat harga memori konsumen belum tentu segera kembali ke tingkat sebelum lonjakan, meskipun produsen mulai menambah kapasitas produksi.

Risiko kelangkaan dapat berlangsung lebih lama apabila pembangunan pusat data AI berkembang lebih cepat daripada penambahan pasokan chip.

Konsumen Tidak Perlu Terburu-buru Membeli

Konsumen sebaiknya tidak melakukan pembelian hanya karena khawatir harga akan naik.

Kebutuhan penggunaan, spesifikasi, garansi, dan harga keseluruhan tetap perlu menjadi pertimbangan utama. Perbandingan harga antartoko juga penting karena dampak kenaikan komponen dapat berbeda pada setiap merek dan distributor.

Pembeli laptop atau komputer yang membutuhkan peningkatan memori dapat memeriksa apakah RAM perangkat bisa ditambah kemudian. Namun, kompatibilitas dan garansi perlu diperhatikan sebelum melakukan peningkatan.

Krisis RAM terutama memengaruhi harga produksi dan pembelian perangkat baru. Kondisi tersebut tidak menurunkan kinerja RAM yang telah terpasang pada perangkat milik konsumen.

Pertumbuhan AI kini tidak hanya memengaruhi industri pusat data. Perebutan kapasitas produksi chip mulai membawa konsekuensi langsung terhadap ketersediaan, spesifikasi, dan harga perangkat elektronik yang digunakan masyarakat.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja